Rabu, Februari 4Literasi Berkeadaban - Berbakti, Berkarya, Berarti

Pojok

Sekilas Cerita dari Ketua FLP Cabang Bogor, Gara-gara (Konten) Blog …

Sekilas Cerita dari Ketua FLP Cabang Bogor, Gara-gara (Konten) Blog …

Kepenulisan, Pojok
JAKARTA, FLP.or.id -- Blogging atau nge-blog menjadi kian lumrah bagi netizen nusantara. Meski dulu sempat diramal bakal tenggelam, tapi itu tidak terbukti dalam kenyataan. Tak sedikit yang bermula dari postingan blog, kemudian malah postingannya berhasil dibukukan. Lain padang lain belalang, lain blogger lain pengalaman. Salah satunya dialami Ketua FLP Cabang Bogor yang juga blogger di bangsyaiha.com. "Menulislah untuk keabadian! karena kita nanti akan mati, tapi tulisan-tulisan kita tidak!" demikian terpampang di kepala blognya. Selain banyak bertutur kisah sehari-hari dan tentang kepenulisan, Bang Syaiha juga kerap mengulas tema pendidikan, pernikahan, dan dunia blogging itu sendiri. Melalui postingan Facebook-nya, Bang Syaiha menyampaikan fragmen singkat, yang terjadi "gara-gara" ak...
Writer’s Block? Kamu Dapat Mencoba Tips Teruji dari 5 Penulis FLP Ini

Writer’s Block? Kamu Dapat Mencoba Tips Teruji dari 5 Penulis FLP Ini

Kepenulisan, Pojok
JAKARTA, FLP.or.id -- Writer's block? Buntu kala menulis? Tenang, fenomena ini bisa terjadi kepada siapa saja. Bukan cuma penulis pemula, penulis ternama pun mengalaminya, sejak dulu kala. Mulai dari kekurangan ide orisinil, hingga yang selama bertahun-tahun tak lagi mampu berkarya. Bagaimana untuk mengatasinya? Tips-tips dari 5 penulis anggota Forum Lingkar Pena (FLP) ini sepertinya dapat kamu intip, bisa kamu coba. 1. RILEKS "Kalau aku lagi buntu pas nulis, tarik nafas dalam-dalam, hembuskan perlahan. Buat diri serileks mungkin lalu pejamkan mata dan berbaring. Bukan tidur lho ya, tapi membayangkan kembali, itu tulisan mau dibuat seperti apa." Suwanda, Ketua FLP Wilayah Lampung 2016-2018 yang baru terpilih 2. MEMBACA SANTAI "Saya akan berhenti berusaha menulis, lalu membaca dengan sa...
Memahami Proses Kreativitas, Epigonisme dan Plagiasi

Memahami Proses Kreativitas, Epigonisme dan Plagiasi

Pojok
PENDAHULUAN Plagiarisme yang berasal dari kata plagiat, menurut kamus KBBI pengambilan karangan (pendapat dan sebagainya) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan (pendapat dan sebagainya) sendiri, misalnya menerbitkan karya tulis orang lain atas nama dirinya sendiri; jiplakan. Sementara itu, epigonisme berasal dari kata dasar epigon, yang artinya orang yang tidak memiliki gagasan baru dan hanya mengikuti jejak pemikir atau seniman yang mendahuluinya; peniru seniman atau pemikir besar: (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Proses Kreativitas, Epigonisme dan Plagiasi  sepertinya akan menjadi bahasan yang tidak akan pernah berhenti ketika ada sebagian pegiat literasi yang terjebak dalam bayang-bayang popularitas, ingin mendapatkan pengakuan dari publik, malas mencari bahan, terburu deadli...
Menghidupkan Ekosistem Perbukuan di Indonesia (Bagian 2-Selesai)

Menghidupkan Ekosistem Perbukuan di Indonesia (Bagian 2-Selesai)

Karya Anggota, Opini, Pojok
Baca juga: Bagian 1 Menghidupkan Ekosistem Perbukuan di Indonesia - Berbagai Permasalahan Dunia Perbukuan Berbagai Usulan Solusi Secara umum, dunia perbukuan di Indonesia memang sedang dipayungi awan tebal. Agar buku tak lenyap dari negeri ini, para pelaku perbukuan harus segera mengambil langkah-langkah sebagai berikut. Pertama, langkah dari pemerintah. Saat masih menjabat sebagai Mendikbud, Anies Baswedan menggencarkan ekosistem perbukuan sekolah. Buku-buku harus masuk ke sekolah sehingga terjadi interaksi yang baik antara siswa dengan pelaku perbukuan. Sejumlah aturan diterbitkan, misalnya Permendikbud No 23 Tahun 2015 yang mengatur tentang kegiatan sehari-hari di sekolah yang harus diterapkan, di antaranya membaca buku non-pelajaran 15 menit sebelum jam pelajaran dimulai, disusul de...
Menghidupkan Ekosistem Perbukuan di Indonesia (Bagian 1)

Menghidupkan Ekosistem Perbukuan di Indonesia (Bagian 1)

Karya Anggota, Opini, Pojok
"Buku adalah jendela dunia," kata Bung Hatta. "Aku rela dipenjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas." Kamis 11/8 lalu, bertempat Hotel Megaland Solo, sejumlah penerbit anggota Ikapi (Ikatan Penerbit Indonesia) se-Jawa Tengah menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) Ke-8. Ir. H. Tomy Utomo Putro, MM (Intan Pariwara) yang sebelumnya menjabat sebagai ketua DPD Ikapi Jateng, terpilih sebagai ketua masa bakti 2016-2020, menggantikan ketua sebelumnya, H. Siswanto (Tiga Serangkai). Selamat bertugas, Pak Tomy! Tentu tak ringan menjadi ketua Ikapi di masa-masa suram dunia perbukuan dan literasi seperti saat ini. Tapi saya yakin, dengan semangat membangun ekosistem dunia perbukuan yang kuat dan berakar, berbagai masalah yang mendera akan terselesaikan. Berbagai Permasalahan Dun...
Tips Sukses Mengembangkan Tulisan Ala Penulis Mancanegara

Tips Sukses Mengembangkan Tulisan Ala Penulis Mancanegara

Pilihan Editor, Pojok
Pada awal Mei hingga awal bulan Juli 2016 yang lalu,  saya menghadiri  undangan Seoul Foundation for Arts and Culture. Sebagai penulis, bertemu dengan beberapa penulis mancanegara ketika itu merupakan salah satu pengalaman sangat berharga. Diskusi dan bertukar pikiran dengan berbagai penulis dari berbagai belahan dunia, membuat saya banyak belajar tentang bagaimana mengasah kemampuan sebagai penulis. Sebagai tanda cinta saya, di bawah ini saya bagikan rangkuman singkat hasil diskusi dengan penulis yang mewakili kiprah literasi mereka di Negaranya masing-masing: Batkhuyag Purevkhuu Beliau adalah seorang profesor berasal dari Mongolia yang menguasai secara fasih bahasa Rusia. Sekalipun diskusi kami dalam bahasa Inggris cukup terkendala, beliau banyak memberikan filosofi hidup sebagai seo...
Mengobati Penyakit Hati

Mengobati Penyakit Hati

Pilihan Editor, Pojok
Di tengah kompleksitas manusia modern, penyakit hati sangat memungkinkan terjadi. Ini sudah alamiah sebenarnya. Sejak awal manusia ada, virus penyakit hati telah diperlihatkan oleh Qabil terhadap saudaranya Habil. Ada banyak macam penyakit hati seperti iri hati, dengki, sum’ah, takabbur, dan seterusnya. Seorang muslim perlu senantiasa membersihkan hatinya dari pengaruh virus-virus hati tersebut. Jika diperhatikan, sakit hati bisa disebabkan karena beberapa hal. Bisa karena malas, karena sombong, atau karena merasa tidak senang kepada orang lain. Bisa juga karena iri hati dengan rezeki yang Allah berikan kepada orang lain. Dalam kitab Al-Hikam, Ibnu Athaillah memberikan nasihat, “Jangan merasa aneh dengan terjadinya penderitaan-penderitaan selama kau masih hidup di dunia ini karena dunia ha...
5 Tips Dalam Menulis Artikel

5 Tips Dalam Menulis Artikel

Pilihan Editor, Pojok
TIDAK ADA MANUSIA yang terlahir langsung bisa menulis. Semua berproses, semua belajar. Semua penulis baik yang telah tiada atau yang masih ada pasti pernah mengalami semua proses kepenulisan. Mereka memulai dengan minat, kemudian mencoba-coba. Gagal. Mereka coba lagi, lagi dan lagi. Akhirnya, pada titik tertentu dari proses itu, mereka melahirkan sesuatu yang menurut orang lain sangatlah inspiratif dan luar biasa. Mencari Inspirasi Ada yang bilang, inspirasi tidak perlu dicari. Ada betulnya. Tapi tidak sepenuhnya betul. Bagi orang tertentu, inspirasi bisa datang sendiri. Tak perlu dicari-cari. Akan tetapi bagi orang lain, inspirasi haruslah dicari. Mereka mencari dengan cara baca buku, diskusi, baca status atau tweet orang di Facebook atau Twitter, dan seterusnya. Tidak ada yang salah da...
Berkarya dari Warung Kopi

Berkarya dari Warung Kopi

Pojok
Warung kopi The Clove di Kota Maros agak sepi ketika itu. Ismawan Amir tengah duduk sambil menikmati secangkir kopi hangat yang baru saja dipesannya sembari membaca pesan dari beberapa grup whatsapp. Tak berapa lama, ia berkata kepada kawannya di bangku sebelah, “beritanya sudah dimuat di media.” “Dua orang penghafal Al Quran asal Sulsel akan menjadi imam masjid di Amerika,” begitu isi beritanya. Pada tahun 2016, Pesantren Darul Istiqamah yang berpusat di Maccopa Kabupaten Maros di bawah pimpinan Ustad Muzayyin Arif tengah menjalin kemitraan dengan Presiden Nusantara Foundation di New York Imam Dr. M. Shamsi Ali terkait pengiriman imam masjid selama bulan Ramadhan di Amerika. Warung kopi atau disingkat warkop, saat ini menjadi trend tersendiri bagi banyak kalangan, tak terkecuali para prak...
Shima, Ratu Kalinyamat, Kartini dan Quo Vadis Perempuan Indonesia?

Shima, Ratu Kalinyamat, Kartini dan Quo Vadis Perempuan Indonesia?

Pilihan Editor, Pojok
Pastinya bukan kebetulan belaka, jika tiga sosok perempuan yang menghias catatan sejarah ini ternyata berasal dari Jepara. Mereka adalah Ratu Shima dari Kerajaan Kalingga, Ratu Kalinyamat, dan R.A. Kartini. Lokasi Kerajaan Kalingga memang masih menjadi perdebatan, akan tetapi bukti-bukti yang kuat menunjukkan bahwa ibu kota Kerajaan Kalingga, terletak di Kabupaten Jepara. Adapun Ratu Kalinyamat, atau Ratna Kencana, setelah meninggalnya sang ayah, yakni Sultan Trenggana, beliau memerintah di daerah Kalinyamat, Jepara. Sedangkan bukti-bukti bahwa R.A. Kartini berasal dari Jepara, sudah sangat terang benderang. Mempelajari sejarah hanya dengan menghapal tahun demi tahun, adalah penyempitan cakrawala. Sebab, menurut Daniel Dakhidae (1980) sejarah lebih dari sekedar kronik (urutan kejadian ber...

Pin It on Pinterest