Sabtu, Maret 28Literasi Berkeadaban - Berbakti, Berkarya, Berarti

Penulis: admin

Hendak Kemana Penulis FLP?

Hendak Kemana Penulis FLP?

Breaking News
Salah satu ayat Al-Qur'an yang menginspirasi kita untuk terus melakukan dakwah lewat tulisan adalah ayat, "Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal saleh, dan berkata: sesungguhnya aku termasuk orang yang menyerah diri"?" (QS. Fushshilat: 33). Ayat ini menjelaskan bahwa orang terbaik adalah orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal saleh, dan mereka menyerahkan diri (tawakal) kepada Allah. Para penulis muslim tentu saja menyerukan dakwah lewat berbagai jenis tulisan mereka--fiksi dan nonfiksi--yang kontennya mengajak pembaca untuk kembali ke jalan Allah. Selain itu, mereka juga beramal saleh, dan tawakal dalam menjalani ikhtiar kehidupan yang fana' ini. Problematika Global Saat ini banyak sekali masalah global yang menuntut...
Kontribusi Terbesar Penulis Muslim

Kontribusi Terbesar Penulis Muslim

Breaking News
Sebelum ayahnya meninggal di Karachi, Antropolog Akbar Ahmed yang saat itu mengajar di Princeton University mendapatkan wasiat dari ayahnya untuk menulis buku Sejarah Islam. Di mata ayahnya, sebagaimana tulis Ahmed dalam Discovering Islam (2001), sejarah Islam sangat mungkin untuk disalahpahami, dan olehnya jika para sarjana dapat menulisnya maka itu bisa menjadi "the greatest contribution" (kontribusi terbesar) yang dilakukan oleh mereka. Sejak itu, Ahmed pun berfokus menulis serial buku terkait sejarah Islam khususnya hubungan antara Amerika dan dunia Islam. Saya jadi teringat dengan Buya Hamka. Ulama asal Maninjau, Sumatera Barat tersebut pernah menulis sebuah buku tebal berjudul "Sejarah Umat Islam" (SUI) lebih dari 600 halaman. Tidak seperti buku Hamka lainnya yang dikerjakan dalam wa...
“Artikel Berkualitas Tinggi” dan Latihan Minimal 2 Jam Sehari

“Artikel Berkualitas Tinggi” dan Latihan Minimal 2 Jam Sehari

Breaking News
Pada 6 Juli 2017 saya mendapatkan kabar baik. Sebuah artikel saya berjudul "Tak Ada Kekerasan di Jakarta" yang dibuat untuk lomba menulis UC We-Media (Alibaba Group) dalam rangka ulang tahun Jakarta ditetapkan sebagai artikel berkualitas tinggi nomor 1. Secara pribadi saya merasa senang. Kendati tidak sering ikut lomba, tapi penghargaan ini menjadi kenangan yang baik dalam proses saya untuk terus menulis, mengembangkan diri, dan tidak cepat puas. Sebelumnya, saya sering sekali melihat teman lain yang mendapatkan juara. Secara rutin mereka ikut lomba. Ada kalah ada menang. Tapi mereka tetap aktif menulis, apapun hasil yang mereka dapat. Bagi kita yang bergelut dalam dunia kepenulisan tentu saja meyakini suatu hal, bahwa tak ada penulis yang jadi tanpa latihan. Artinya, jika kita lihat ada p...
FLP Makasar Gelar Buka Puasa Bersama, Apa Saja Hasilnya?

FLP Makasar Gelar Buka Puasa Bersama, Apa Saja Hasilnya?

Berita
MAKASSAR. Forum Lingkar Pena (FLP) Makassar mengadakan Buka Puasa Bersama di Gedung BTA Jakarta Cabang Makassar pada Selasa (20/06/2017). Kegiatan ini turut diisi dengan sesi berbagi ilmu dan perencanaan kegiatan FLP Makassar ke depannya. Tampak hadir Edi Sutarto (Dewan Pembina FLP Sulawesi Selatan), S. Gegge Mappangewa (Pengurus FLP Pusat) dan beberapa pengurus FLP Makassar. Kegiatan tampak berlangsung hangat karena ini juga merupakan temu kangen Edi Sutarto dengan pengurus FLP. “Saya kangen dengan teman-teman FLP,” kata Penulis ‘Sekolah Cinta’ tersebut. Sebelum Buka Puasa dimulai, Muhammad Hidayat, selaku ketua FLP Makassar, memaparkan rencana FLP setelah lebaran. “FLP Makassar saat ini sedang merampungkan Antologi Puisi ‘Malam’. Adapun program kami lainnya yakni Cerita Akhir Pekan,”...
Inisiatif Zakat Indonesia Menjajaki Kerjasama dengan Forum Lingkar Pena

Inisiatif Zakat Indonesia Menjajaki Kerjasama dengan Forum Lingkar Pena

Berita
FLP.OR.ID - Jakarta. Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) mengadakan pertemuan penjajakan dengan Forum Lingkar Pena (FLP) Pusat untuk melakukan pelatihan menulis buku, dan penyaluran zakat untuk penulis yang tidak mampu. Dalam pertemuan yang digelar di Manggarai Jakarta (8/6), Direktur Pendayagunaan IZI Nana Sudiana mengatakan bahwa lembaganya sangat merasa penting untuk melatih para staf dengan keterampilan menulis. "Keterampilan menulis sangat kami butuhkan untuk mendokumentasikan kegiatan IZI dalam bentuk buku," kata Nana Sudiana yang ditemani staf bidang dakwah pemberdayaan IZI Ilham Ramdhoni. Sementara itu, pengurus FLP Pusat Yanuardi Syukur mengatakan bahwa penjajakan ini sangat berarti untuk mencetak banyak penulis di Indonesia. "Indonesia butuh banyak penulis, dan lembaga zakat sangat p...
Religiositas Terpecah Chairil Anwar (Bagian 2 – Selesai)

Religiositas Terpecah Chairil Anwar (Bagian 2 – Selesai)

Majelis Puisi
DOA kepada pemeluk teguh Tuhanku/Dalam termangu/ Aku masih menyebut namamu //Biar susah sungguh/mengingat Kau penuh seluruh// cayaMu panas suci/tinggal kerdip lilin di kelam sunyi //Tuhanku //aku hilang bentuk/remuk//Tuhanku//aku mengembara di negeri asing // Tuhanku /di pintuMu aku mengetuk/ aku tidak bisa berpaling. 13 November 1943 Puisi tersebut adalah ikon dari religiusitas kepenyairan Chairil Anwar. Puisi “aman” yang membuat Chairil populer sebagai salah satu penyair religius. Pola ucapnya adalah pola ucap sufistis yang mengajak pembaca untuk melebur pada ke-Mahabesaran Tuhan. Bagusnya lagi ia mengungkapkan sebuah proses berat keberserahan kepada Tuhan /biar susah sungguh/ mengingat Kau penuh seluruh/ sebuah prose yang dialami oleh manusia pada umumnya. Namun, ia juga mengungkapka...

Minat Baca dan Mudik Buku

Karya Anggota, Kritik Sastra
Bicara soal minat baca masyarakat Indonesia, kita punya cukup koleksi data yang bikin prihatin. Sebut saja, misalnya, yang sering jadi rujukan, yaitu survei Unesco pada 2012 yang menyebutkan bahwa dari 1.000 orang Indonesia, hanya 1 orang yang membaca serius. Survei terbaru yakni, sebagaimana dirilis Central Connecticut State University, Amerika Serikat, pada Maret 2016, dengan tajuk Most Literate Nations in the World, tingkat kemampuan membaca dan menulis masyarakat Indonesia berada diurutan ke-60 dari 61 negara yang disurvei (jpnn.com, 13 April 2016). Masih berdasarkan laporan tersebut, terkait keberadaan perpustakaan atau infrastruktur literasi, Indonesia diurutan ke-36, di atas Korea Selatan (42), Malaysia (44), Jerman (47), Belanda (53), bahkan Singapura (59). Artinya, bangunan perp...
Metamorfosis Buku Menjadi Film; Nonton dan Bedah Film Cinta Laki-laki Biasa

Metamorfosis Buku Menjadi Film; Nonton dan Bedah Film Cinta Laki-laki Biasa

Berita, Pilihan Editor
Pagi ini, Minggu (26/3) ruang Auditorium Rosada Balaikota Bandung disesaki pencinta Novel dan Film Indonesia. Bagaimana tidak, sebanyak 100 orang telah duduk manis mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh Forum Lingkar Pena (FLP) yaitu  Nonton Bareng dan Bedah Film Cinta Laki-laki Biasa (CLB). Nonton Bareng dan Bedah Film CLB memang menarik, sebab menghadirkan langsung penulis novel Cinta Laki-laki Biasa, Asma Nadia dan sutradara Film CLB  yaitu Guntur Soeharjanto. Selain itu akan dilaksanakan soft launching film terbaru yang diadaptasi dari novel Asma Nadia “Cinta Dua Kodi”. Acara  ini akan berlangsung dari pukul 08.00 hingga pukul 16.00 petang nanti. Seperti kita ketahui bersama, bahwa Asma Nadia adalah salah satu founder FLP, penulis novel Cinta Laki-laki Biasa dan penulis 8 Novelnya y...
Catatan Silaturahmi Media Islam dengan MUI (6):  Proses Penetapan Fatwa MUI

Catatan Silaturahmi Media Islam dengan MUI (6): Proses Penetapan Fatwa MUI

Berita
Salah satu materi penting dalam pertemuan ini adalah soal proses penetapan fatwa MUI. Terkait fatwa penodaan agama yang dilakukan Ahok misalnya, ada yang mengatakan bahwa fatwa itu bersifat pesanan dari orang-orang tertentu. Akan tetapi, dibantah oleh Dr. KH. Cholil Nafis (Ketua Komisi Dakwah MUI), Ir Sumunar Jati (Wakil Direktur LPPOM MUI) dan Dr. Asrorun Niam Sholeh (Sekretaris Komisi Fatwa MUI) yang menjelaskan dalam sesi “Isu public MUI: Fatwa Halal dan Keuangan Islam.” Dr. Cholil menjelaskan bahwa proses penetapan fatwa tidak satu kali duduk, akan tetapi dilakukan dalam kajian berkali-kali dan tidak asal-asalan. Adanya kelompok di luar MUI yang mengatasnamakan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI) yang beberapa anggotanya merupakan pengurus MUI menurut Cholil adalah baik dala...
Catatan Silaturahmi Media Islam dengan MUI (5):  Dr. Usman Yatim: Media Islam Perlu Mengikuti UU Pers

Catatan Silaturahmi Media Islam dengan MUI (5): Dr. Usman Yatim: Media Islam Perlu Mengikuti UU Pers

Berita
Direktur Uji Kompetensi PWI Pusat Dr. Usman Yatim membahas tentang media Islam dan produk jurnalistik dengan mengutip perkataan Harmoko, “Walau saya menteri tapi darah dan daging saya tetap wartawan.” Menurut Yatim, saat ini posisi media Islam sangat lemah baik dari modal, bisnis, kualitas, dan status-mainstream. Citra kita juga buruk dengan label radikal, terror, hoax, ujaran kebencian, anti kebhinnekaan, intoleran, antipacasila, antiNKRI, dan seterusnya. Hari Pers Nasional (HPN) tahun ini yang akan berlangsung di Ambon 9 Februari menarik untuk dicermati. “Apakah kita semua layak merayakan hari pers nasional?” tanya beliau. Saat ini media yang diakui adalah media mainstream. Media yang menjadi korban pemblokiran adalah karena dianggap menyebarkan hoax. Indikator yang membuat sebuah media ...

Pin It on Pinterest