Selasa, Januari 20Literasi Berkeadaban - Berbakti, Berkarya, Berarti

Karya Anggota

Plagiarisme AS Laksana

Plagiarisme AS Laksana

Opini
AS Laksana membuat pengakuan yang menghebohkan. Cerpen berjudul "Bidadari Bunga Sepatu" yang dimuat Jawa Pos hari ini (6/6/2021) ternyata bukan karyanya. Ia sengaja mengirim cerpen itu ke Jawa Pos dengan mencantumkan namanya sebagai penulis. Tetapi sebenarnya, cerpen itu adalah karya muridnya di kelas menulis. AS Laksana hanya menyumbang paragraf pertama dan membantu mengeditnya. Dalam pengakuannya, yang ia tulis di FB, ia berkilah dengan alasan bahwa itu adalah caranya bersenang-senang, sekaligus membuktikan bahwa Jawa Pos dan media arus utama lainnya memuat karya lebih karena melihat nama besar. Itulah yang membuat "Bidadari Bunga Sepatu" dimuat dengan cepat.     Sebagian orang mungkin kagum dengan keberanian dan keterusterangan AS Laksana, tapi saya tidak. ...
Hoax Tentang Palestina Menyebar, Begini Cara Mengeceknya

Hoax Tentang Palestina Menyebar, Begini Cara Mengeceknya

Opini
FLP.or.id,- Beberapa hari ini saya membalas chat-chat beberapa teman yang mengonfirmasi kebenaran berita yang mereka dapat. Saya hormat pada teman-teman saya ini. Mereka sedang bersemangat mendukung perjuangan Palestina, tetapi mereka tidak latah membagikan tulisan-tulisan yang mereka dapatkan. Ada proses pengecekan lebih dulu, verifikasi tentang kebenaran berita yang diperoleh. Sudah menjadi kebiasaan publik di Indonesia, jika ada kasus hangat yang terjadi maka akan banyak muncul berita dan tulisan-tulisan hoax. Lagi-lagi sebagai pegiat literasi harus bersikap, ambil bagian untuk membantu masyarakat mendapatkan berita yang valid. Sayangnya bukan hanya masyarakat biasa yang sering terjebak hoax, bahkan sekelas pendidik pun latah membagikan berita yang tidak jelas sumber dan beritanya. ...
Buku: Rahasia Tajamnya Nurani dan Agar Nalar Tidak Dungu

Buku: Rahasia Tajamnya Nurani dan Agar Nalar Tidak Dungu

Resensi
FLP.or.id,- Rahasia Tajamnya Nurani dan Agar Nalar Tidak Dungu. Hari ini banyak orang sok bijak bicara tentang apa yang tidak diketahuinya. Modalnya cuma membaca sebuah artikel singkat atau sekadar meme atau bahkan tangkapan layar akun medsos tertentu. Yang penting viral, banyak yang share maka dianggap benar. Akibatnya, muncul orang-orang yang menyeru korban penindasan untuk berdamai pada penjajah. Mereka menganggap si tertindas hanya sedang playing victim. Foto dan video kebengisan penjajah terhadap anak-anak dan kaum hawa yang jelas nyata mereka katakan sebagai hoaks. Ujungnya mereka berfatwa: ngapain urusin yang jauh, kalau yang dekat tak dipeduli? Padahal kalimat itu sesungguhnya sangat layak dialamatkan pada mereka yang selalu nyinyir tiap kali ada aksi solidaritas yang digalang se...
Palestina: Lakukan Apa yang Bisa Anda Lakukan

Palestina: Lakukan Apa yang Bisa Anda Lakukan

Opini
FLP.or.id,- Palestina: Lakukan Apa yang Bisa Anda Lakukan. Masih hanyut dengan suasana lebaran di kampung bersama keluarga, kue-kue, baju-baju cantik, senda gurau dan kebagiaan bersama keluarga? Stop, berhenti dulu, Teman. Di sini ada hal penting yang perlu kita kerjakan bersama. Palestina memanggil Palestina adalah bukti keimanan kita. Buah dari Ramadan kita akan terlihat di sini. Lihatlah di sosial media! Harga diri kita sebagai Muslim sedang dicabik-cabik. Saudara kita dibunuh, kiblat kita diserang diinjak-injak, Ramadan kita dikotori dengan darah. Penjajah menanamkan trauma seumur hidup pada anak-anak kita. Tapi anehnya, sebagian orang-orang picik yang sok tau narasi berita dan kejadian di lapangan kini memutarbalikkan fakta bahwa Palestina melalui Hamas lah yang membuat teror denga...
5 Tips Menghindari Hoaks di Media Sosial yang Mudah Dilakukan

5 Tips Menghindari Hoaks di Media Sosial yang Mudah Dilakukan

Opini
FLP.or.id,- Kemajuan teknologi digital, menjadikan ponsel dengan mudah menerima informasi apa pun lewat internet. Sayangnya, tidak semua informasi itu berisi berita yang benar. Tidak sedikit dari informasi itu berisi berita bohong atau hoaks. Untuk itu, kita harus tahu tips menghindari hoaks agar tidak terjebak dengan berita bohong yang ada. Berita bohong atau hoaks menjadi fenomena sejak media sosial berkembang dan mudah diakses lewat ponsel. Semakin banyak pengguna media sosial, makin sering pula dijumpai berita hoaks setiap hari. Bagaimana cara menghindari hoaks? Salah satunya dengan mengenalkan tips menghindari hoaks di media sosial untuk para penggunanya. Tips menghindari hoaks ini mudah dipahami. Tujuannya agar pengguna media sosial yang beragam usia dan latar pendidikan seger...
7 Fakta Menarik Forum Lingkar Pena Jepang

7 Fakta Menarik Forum Lingkar Pena Jepang

Opini
FLP.or.id,- Sebagai komunitas menulis yang sudah lama berdiri di tanah air, tahun 1997 tepatnya, Forum Lingkar Pena sudah pasti tersebar di berbagai daerah. Menurut Bunda Aprilina Prastari, salah satu pengurus pusat, komunitas menulis yang didirikan oleh Bunda Asma Nadia, Bunda Helvy Tiana Rossa, serta Uni Maimon Herawati ini memiliki 101 cabang dan 31 wilayah. Tidak hanya ada di Indonesia saja bahkan, melainkan juga luar negeri, salah satunya -seperti yang akan dibahas di tulisan ini- Forum Lingkar Pena Jepang. Jika kalian datang ke negeri sakura entah untuk menetap dalam jangka waktu lama atau hanya sekadar jalan-jalan, tidak ada salahnya menyambangi Forum Lingkar Pena Jepang. Namun sebelumnya, kalian perlu tahu 7 fakta menarik Forum Lingkar Pena Jepang agar kelak ketika ada kesem...
7 Tips Menulis Novel Ala Azzura Dayana

7 Tips Menulis Novel Ala Azzura Dayana

Karya Anggota
FLP.or.id,- Dunia menulis yang kian berkembang ini adalah indikasi dari semakin ramainya kelahiran penulis baru dan tetap-eksisnya penulis lama, semakin bertambahnya jumlah penerbit buku, dan semakin mudahnya menerbitkan buku. Saat ini, novel lokal mesti bersaing ketat dengan maraknya novel impor. Bagaimana kita para penulis novel lokal harus bersikap? Tips Menulis Novel Tentu dengan tetap menulis, terus menulis dengan meng-upgrade kemampuan dan kualitas. Berikuut tipsnya: 1. Menulis yang Dekat & yang Jauh Mulailah menulis dari dan tentang yang terdekat.’ Persis seperti apa yang dikatakan oleh J.K. Rowling. Tulislah hal yang akrab dengan kita, hal-hal yang ada di lingkungan kita atau sering kita lihat. Tujuannya adalah untuk memudahkan ide mengalir saat menulis. Tapi,...
Pancasila sebagai Inspirasi Manusia Indonesia

Pancasila sebagai Inspirasi Manusia Indonesia

Opini
Dulu, saya termasuk jarang membicarakan Pancasila, karena sejak kecil hidup kita sudah menjalankan nilai-nilai Pancasila. Ibu saya misalnya, sering membuatkan makanan Padang (rendang) kepada kolega bisnis kami yang berbeda agama dan suku. Hampir tiap tahun itu terjadi.Waktu kakek kami sedang di puncak jaya-jayanya, banyak warga yang dibantu olehnya. Bahkan, semangat saling membantu itu juga terus hadir tidak hanya dalam bisnis tapi juga dalam relasi personal.Ketika ekonomi keluarga kami sulit, ada saja kolega yang berbeda keyakinan yang menawarkan bantuan. Jadi, sikap saling bantu tanpa harus melihat perbedaan latar keyakinan atau suku, etnis, dlsb, itu sudah ada dalam keluarga kami.Maka, ketika tumbuh besar, setidaknya hingga usia 38 tahun ini, saya merasa biasa saja ketika berhubungan de...
Perceraian di Musim Wabah

Perceraian di Musim Wabah

Karya Anggota, Opini
FLP.or.id,- Pada rintihan hujan siang ini, saya memulai tulisan ini dengan sebuah syair lama "I'tiraf" (pengakuan) dari Abu Nawas yang sampai sekarang masih sering disenandungkan orang: ِإِلهِي لََسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ أَهْلاَ# وَلاَ أَقوى عَلَى النّارِ الجَحِيم فهَبْ لِي تَوْبَةً وَاغْفِرْ ذنوبِي # فَإنّكَ غَافِرُ الذنْبِ العَظِي "Wahai Tuhanku. Aku bukanlah ahli surga, tapi aku tidak kuat dalam neraka Jahim. Maka berilah aku taubat (ampunan) dan ampunilah dosaku, sesungguhnya engkau Maha Pengampun dosa yang besar." Kabar dari Guangdong Saat coronavirus sedang mewabah, Ms. Wu, seorang ibu rumah tangga berusia 30-an di Provinsi Guangdong Selatan, menghabiskan sekira 2 bulan dalam isolasi dengan suaminya yang tidak bekerja. Saban hari mereka berantem mulu. Gegaranya macam-macam,...
Mengobati Kekhawatiran Corona dengan “Aisyah Istri Rasulullah”

Mengobati Kekhawatiran Corona dengan “Aisyah Istri Rasulullah”

Opini
FLP.or.id,- Saat serius baca tulisan tentang persaingan Amerika vs China di Foreign Affairs, sayup-sayur terdengar dua anak perempuanku bersenandung: "Aisyah.. romantisnya cintamu dengan Nabi Dengan Baginda kau pernah main lari-lari Selalu bersama.. hingga ujung nyawa." Awalnya, saya kira itu lagu biasa saja yang lagi trending di Instagram atau Tiktok. Tapi, pada suatu malam setelah mengisi materi soal "lockdown" di Whatsapp Group menggunakan voice note dan mengetik, saya menemukan ternyata banyak banget yang cover lagu ini. Nasib Karya Lagu ini awalnya dibuat oleh Projector Band, yang kemudian diubah dalam versi yang islami oleh Mr. Bie--keduanya dari Malaysia--dan kemudian di masa Corona ini lagu tersebut jadi trending di Indonesia setidaknya oleh Syakir Daulay, Nisa Sa...

Pin It on Pinterest