Senin, September 21Literasi Berkeadaban - Berbakti, Berkarya, Berarti

Berita

Teken Nota Kesepahaman, FLP dan Kemenkumham RI Siap Bina Budaya Baca Tulis Narapidana

Teken Nota Kesepahaman, FLP dan Kemenkumham RI Siap Bina Budaya Baca Tulis Narapidana

Berita
JAKARTA, FLP.or.id - “Membaca dan menulis adalah perpaduan aktivitas yang sangat memungkinkan dilakukan dalam kondisi apa pun. Budaya ini harus ditumbuhkan di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM, juga ditumbuhkembangkan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP),” kata Yasonna H. Laoly, Menteri Hukum dan HAM, pada Peringatan Hari Dharma Karyadika di Kantor Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Senin (30/10/2017). Peringatan Hari Dharma Karyadika 2017 sekaligus menandai kerjasama Kemenkumham dengan beberapa pihak, salah satunya FLP, untuk meningkatkan budaya membaca dan menulis bagi WBP. Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) FLP 2013-2017, Sinta Yudisia, menandatangani nota kesepahaman tersebut bersama Perpustakaan Nasional, Kompas Gramedia, PT Pos Indonesia (Persero), dan Pustaka Bergerak. Pe...
Dakwah Melalui Pena Khas FLP

Dakwah Melalui Pena Khas FLP

Berita
BEKASI, FLP.or.id - Forum Lingkar Pena (FLP) Bekasi mengadakan pelatihan Pramuda di Gedung Kemendikbud RI, Ahad (29/10/2017) dengan tema Dakwah Bil Qolam. Tujuan tema tersebut agar Pramuda FLP Bekasi bisa menulis sesuai visi FLP yaitu mencerahkan lewat tulisan. Dalam pelatihan Pramuda FLP Bekasi diisi materi oleh Kang Irfan Azizi. Turut hadir Ketua FLP Bekasi Ilham, Kepala Sekolah Pramuda FLP Bekasi Riska, dan Ade Ubay dari FLP Wilayah Jakarta Raya. Yang dimaksud mencerahkan tulisan disini, kata Irfan Azizi, pembicara tamu dari Pramuda FLP Bekasi adalah mereka yang membaca tulisan FLP bisa tercerahkan pikirannya. Mereka yang belum beragama Islam dengan membaca tulisan kita bisa menjadi mualaf. Perempuan yang belum berjilbab tercerahkan dari buku yang kita tulis bisa menutup kepala hingga ...
Bedah Karya FLP Palembang, Temuan 4 Kekurangan Cerpen Ini Layak Diwaspadai

Bedah Karya FLP Palembang, Temuan 4 Kekurangan Cerpen Ini Layak Diwaspadai

Berita
PALEMBANG, FLP.or.id - Apalah artinya berkomunitas kepenulisan, jikalau tanpa pembedahan karya. Kebutuhan akan bedah karya inilah yang dipenuhi oleh FLP Cabang Palembang melalui ajang TEA TIME. Seperti yang berlangsung pada akhir Oktober lalu, TEA TIME menghadirkan penulis fiksi Azzura Dayana selaku pemateri. Materi yang dikupas ialah soal pembuatan cerita pendek (cerpen). Para peserta sudah siap dengan membawa cerpen masing-masing. Acara diisi dengan membahas kekurangan dan kelebihan cerpen-cerpen tersebut. "Beberapa karya peserta sudah bagus dalam hal diksi, pemilihan katanya," kata Azzura. Tips untuk memperbaiki mutu diksi ini, turut disampaikan oleh novelis Sinta Yudisia. Menurut psikolog yang tak lain juga Ketua Badan Pengurus Pusat (BPP) FLP ini, penulis harus membekali diri deng...
Datang ke Munas atau Tidak? Ingin Bukumu Dikaji Secara Akademis Tak?

Datang ke Munas atau Tidak? Ingin Bukumu Dikaji Secara Akademis Tak?

Berita
BANDUNG, FLP.or.id - Kabar gembira datang dari Bandung. Koordinator Divisi Karya BPP FLP, Topik Mulyana, menginformasikan kesempatan menarik bagi anggota FLP yang telah menulis buku sastra. "Teman-teman yang mau buku-bukunya, baik itu buku cerpen, novel, ataupun puisi, dijadikan bahan skripsi mahasiswa saya, boleh kirim bukunya ke saya," kata Topik pada Jumat (27/10/2017). Penggiat FLP Jawa Barat yang akrab dipanggil Kang Topik itu, mengemukakan kondisi nyata di kampus. "Setiap pengajuan judul skripsi untuk rumpun Sastra, para mahasiswa suka kehabisan stok," katanya. Ia menerangkan, hal itu dikarenakan dekanat menentukan standar ketat. "Buku-buku bahan kajian harus yang terbit paling lama dua tahun," lanjut Kang Topik yang juga dikenal sebagai seorang editor dan esais. Tak hanya terbat...
Susah Ketemu Waktu Buat Ketemuan, Ini Terobosan FLP Palembang

Susah Ketemu Waktu Buat Ketemuan, Ini Terobosan FLP Palembang

Berita
PALEMBANG, FLP.or.id - Berorganisasi butuh komitmen tersendiri. Bahkan berorganisasi merupakan latihan untuk berkomitmen. Forum Lingkar Pena sebagai organisasi kepenulisan, tak luput dalam pengelolaan komitmen anggota. Terlebih ketika disadari bahwa anggota memiliki ketersediaan waktu berbeda-beda. Apa yang dilakukan FLP Cabang Palembang ini patut menjadi sorotan bersama. Berjalan mulai bulan Agustus 2017, program ini bisa dibilang semacam upaya terobosan. TEA TIME namanya. Ia masuk sebagai program pengurus FLP Palembang tahun 2017-2018. "Sebenarnya program ini untuk menyiasati jadwal anggota yang susah disatukan. Konsepnya adalah ngobrol santai sambil ngeteh atau ngopi. Minimal 2 orang, maksimal 10 orang," kata Dian Rennuati menjelaskan pada Senin (30/10/2017). Dian menjelaskan, lokasi...
Budayakan Gemar Baca, Apa Itu ROTS a la FLP Cabang Palembang?

Budayakan Gemar Baca, Apa Itu ROTS a la FLP Cabang Palembang?

Berita
PALEMBANG, FLP.or.id - Apakah butuh satu gedung megah, ribuan koleksi buku, ratusan penjaga, buat memasyarakatkan budaya literasi? Bagaimana mengembangkan budaya gemar baca, di tengah segala rupa keterbatasan? Bagaimana cara Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Palembang melakukannya? Inilah dia ROTS. ROTS adalah singkatan dari Reading On The Street yang dapat diterjemahkan sebagai Membaca di Jalanan. Kegiatan ini merupakan program pengurus FLP Cabang Palembang masa bakti tahun 2017-2018. "Konsepnya menggabungkan taman bacaan dengan klinik tahsin ayat-ayat pendek bagi pengunjung," kata PJ Program Dian Rennuati, pada Senin (30/10/2017). Seperti tampak dari nama kegiatannya, taman bacaan dimaksud berupa gelaran lapak buku di area ruang publik. "Kita bikin ruang baca terbuka, di taman kota, deka...
FLP dan Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham Siapkan Kerjasama Agenda Literasi untuk Penghuni Lapas

FLP dan Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham Siapkan Kerjasama Agenda Literasi untuk Penghuni Lapas

Berita
"Salah satu hak narapidana yang tertuang di Pasal 14 UU nomor 12 tahun 1985 tentang Pemasyarakatan ialah mendapatkan bahan bacaan dan mengikuti siaran media massa lainnya yang tidak dilarang. Maka menjadi kewajiban negara untuk menyediakannya," kata Aman Riyadi, Direktur TI dan Kerjasama Ditjen Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kemenkumham di Jakarta, Rabu (25/10/2017). Hal tersebut dikemukakan dalam Rapat Penyusunan MoU tentang Peningkatan Tradisi Literasi, Minat Baca dan Menulis bagi Tahanan, Anak yang Berkonflik dengan Hukum, Narapidana, dan Klien Pemasyarakatan. Selain Forum Lingkar Pena (FLP), dalam rapat itu hadir perwakilan dari pihak Perpustakaan Nasional, Kompas Gramedia, Pustaka Bergerak, dan PT Pos Indonesia. Dalam kesempatan itu, Aman menuturkan contoh inspiratif yang patut ditiru d...
Talkshow dan Diskusi Buku “Hidup Damai di Negeri Multikultur”

Talkshow dan Diskusi Buku “Hidup Damai di Negeri Multikultur”

Berita
Buku “Hidup Damai di Negeri Multikultur” (GPU, 2017) ditulis oleh Forum Alumni Muslim Exchange Program (MEP) Australia-Indonesia yang telah diluncurkan di Kedubes Australia beberapa bulan lalu kini dibedah di Universitas Paramadina, Jakarta (25/10). Buku yang dikerjakan selama dua tahun dengan kontribusi 77 penulis Indonesia dan Australia tersebut diberi kata pengantar oleh Dubes Australia Mr. Paul Grigson dan Pendiri MEP Prof (emeritus) Virginia Hooker serta epilog dari Program Manager MEP Rowan Gould dan Brynna Rafferty-Brown. Dalam acara diskusi buku nanti yang dibuka oleh Rektor Universitas Paramadina Prof. Firmanzah, akan diisi oleh para alumni MEP, yaitu: Dr. Phil Suratno (MEP 2005), Farinia Fianto (MEP 2005), Yanuardi Syukur (MEP 2015), dan Aan Rukmana (2007). “Buku ini berisi pe...
Ini Dia 400 Foto Album Kenangan Munas III FLP di Bali tahun 2013

Ini Dia 400 Foto Album Kenangan Munas III FLP di Bali tahun 2013

Berita
FLP.or.id, Jakarta -- Sudah siap bermunas Bung? Pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) IV Forum Lingkar Pena (FLP) kian mendekati hari H. Hajatan nasional organisasi kepenulisan terbesar di Indonesia ini akan diselenggarakan di Bandung, Jawa Barat. Sejauh ini, sudah terdaftar 258 peserta Munas IV FLP, baik itu delegasi maupun non-delegasi dari seluruh Indonesia dan luar negeri. Kegiatan 4 tahunan itu akan dimulai sejak Jumat hingga Ahad, 3-5 November 2017 dengan mengusung tema "Menjaga Identitas Bangsa dengan Budaya Literasi." Munas terakhir dilaksanakan di Bali pada tahun 2013 silam. Berikut ini salindia berisi foto-foto beragam momen dalam Munas yang mengambil tema "Quo Vadis Penulis Era Digital?" Gambar dikumpulkan dari akun Twitter Munas 3 FLP, blog Munas 3 FLP, serta album milik Bad...

Pin It on Pinterest