TEGAL-Mengisi liburan sekolah tidak melulu soal hiburan semata. Di Tegal, belasan anak-anak usia SD-SMP memilih cara produktif dan religius dengan mengasah kreativitas lewat tulisan, menggali kembali kenangan spiritual mereka.
Forum Lingkar Pena (FLP) Tegal kembali menggelar program unggulannya, GELAS (Geliat Literasi Anak Cerdas) Batch 4. Kegiatan pelatihan menulis intensif ini berlangsung selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis, 6–9 Juli 2026, bertempat di Sekretariat FLP Tegal, Jl. Raya Kepandean, Debong Wetan, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal.
Program GELAS lahir dari keresahan para orang tua yang ingin anak-anak mereka terhindar dari kecanduan gawai selama libur semester, sambil mendapatkan ruang positif untuk berkembang. Merespons hal tersebut, FLP Tegal menginisiasi GELAS sejak Desember 2024 dan konsisten melanjutkannya, hingga edisi keempat di bulan Juli 2026.
Menariknya, GELAS Batch 4 ini mengusung tema khusus, yaitu “Kisah-Kisah Ramadhanku”. Tema ini mengajak anak-anak untuk merefleksikan dan mengabadikan pengalaman berharga mereka selama bulan suci dalam bentuk tulisan fiksi dengan genre bermacam-macam, ada yang menulis cerita realis, horor, dan ada juga yang menulis cerita fantasi.
Belajar Menulis dari Nol dalam Suasana Seru
Peserta GELAS #4 kali ini diikuti oleh siswa-siswi usia SD hingga SMP yang berasal dari wilayah Kabupaten Tegal dan Kota Tegal. Selama empat hari, dari pukul 10 pagi hingga 12 siang setiap harinya, seluruh peserta diajarkan proses kreatif menulis dari dasar, yaitu membuat bionarasi tentang diri sendiri, merancang alur cerita (plot) yang menarik, menciptakan tokoh beserta karakterisasi yang kuat, menentukan latar (setting) cerita, dan menyusun konflik yang menghidupkan jalannya cerita.
Meski materi yang diberikan cukup padat, suasana pelatihan berlangsung dengan seru, asyik, dan menarik. Para peserta tampak sangat antusias, merasa nyaman, dan penuh semangat mengikuti setiap sesi instruksi dari para mentor FLP Tegal.

Dari Pendampingan hingga Penerbitan Buku
Keunggulan dari program GELAS ini bukan sekadar pelatihan searah. Di setiap akhir kegiatan, seluruh naskah hasil karya peserta akan direview secara mendalam dan diberikan masukan membangun oleh tim GELAS. Setelah proses penyempurnaan naskah rampung, seluruh karya peserta akan dibukukan, diterbitkan, dan dilaunching bersama-sama.
Ketua FLP Tegal, Eri Fitniati, menyatakan optimisme dan harapannya yang besar terhadap keberlanjutan dampak dari program ini bagi masa depan anak-anak.
”Kegiatan seperti ini Insya Allah nanti akan sangat berkesan bagi seluruh peserta. Mereka tidak hanya mendapatkan ilmu yang akan terus bermanfaat bagi kehidupan mereka hingga dewasa, tetapi juga kebanggaan tersendiri,”ujarnya, Kamis (9/7/2026).
Setelah acara pelatihan selesai, seluruh peserta mendapatkan satu buku terbit hasil karya mereka.
“Hasil karyanya itu akan selalu menjadi kenangan tak terlupakan serta menjadi penyemangat dirinya untuk terus berkarya di masa yang akan datang,”tambahnya.
Dengan adanya program GELAS, FLP Tegal membuktikan bahwa literasi bisa dikenalkan sejak dini dengan cara yang menyenangkan, edukatif, dan spiritual, sekaligus menjadi solusi cerdas dalam memanfaatkan masa liburan sekolah secara bermakna. []
