Jumat, Maret 27Literasi Berkeadaban - Berbakti, Berkarya, Berarti

Penulis: admin

Puisi-puisi Ibnu HS “Seperti Ikan, Kopi Adalah Senja yang Meninggalkan Kita”

Puisi-puisi Ibnu HS “Seperti Ikan, Kopi Adalah Senja yang Meninggalkan Kita”

Puisi
  Seperti Ikan seperti ikan hias kau-aku terpenjara dalam gelas waktu yang terbatas berputar-putar tanpa tahu dimana pangkal semua berasal menuju muara yang dangkal sebatas sesal Sukamara, 12-02-2018 === Puisi Secangkir Kopi meski fana, tertinggal juga pahit di ujung bibir, begitu getir seperti ingatan yang tergigit engkaukah itu? menyeduh masa lalu serupa candu serupa puisi tak pernah selesai kutafsir sebagai sihir atau sebaris nyinyir mari seduh sebaris puisi ampasnya biar tertinggal di cangkir mungil bersama mimpi yang mulai menggigil Sukamara, 2016-2018 === Senja Yang Meninggalkan Kita senja yang meninggalkan kita itu tak pernah merasa sendiri dibawanya serta ingatan tentang cahaya semerbak bunga, atau pelangi dan kita yang tak pernah bisa menahannya berlalu hanya me...
Musikalisasi Puisi “Tragedi Bumi” Meriahkan Milad FLP

Musikalisasi Puisi “Tragedi Bumi” Meriahkan Milad FLP

Berita
SOLO-Musikalisasi puisi berjudul "Tragedi Bumi" karya Ketua Umum Forum Lingkar Pena (FLP), Afifah Afra, meriahkan acara puncak milad FLP ke 21 di Kota Solo, Minggu (25/2). Puisi tersebut dibacakan oleh dua orang mahasiswa Program Studi Tadris bahasa Indonesia, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta yang juga anggota FLP Soloraya, Dwi Kurniasih dan Tiya. Dengan penuh penghayatan, Dwi dan Tiya membacakan puisi cukup panjang itu sekitar 20 menit, bebarengan dengan atraksi langsung seni melukis pasir.   Oleh AFIFAH AFRA, FLP.or.id - I Sumpah serapah itu rekah Berbongkahbongkah Bergumpalgumpal Ludahi semesta Amarah berhamburan Penaka badai merudapaksa hamparan samudra Mencipta gelombang tinggi menampar dermaga Goncangkan bahtera yang tengah merapat bahagia Kulihat udara pekat o...
Lagu “Indonesia Pusaka” Menggema di Milad 21 FLP

Lagu “Indonesia Pusaka” Menggema di Milad 21 FLP

Berita
SOLO, FLP.or.id - Lagu "Indonesia Pusaka" menggema di acara puncak Milad ke 21 Forum Lingkar Pena (FLP) yang dipusatkan di Solo, tepatnya di Gedung F, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Minggu (25/2). Lagu itu dinyanyikan sesaat sebelum acara seminar dimulai. Enam Orang pengurus FLP Ranting IAIN Surakarta tampil ke depan membawakan lagu "Indonesia Pusaka". Tak pelak, para peserta seminar pun banyak yang ikut menyanyikan lagu tersebut.
LITERASI BERKEADABAN; Membangun Budaya Ilmu yang Beradab*

LITERASI BERKEADABAN; Membangun Budaya Ilmu yang Beradab*

Opini
Oleh DR. ADIAN HUSAINI**, FLP.or.id - Ada yang menyebutkan definisi “literasi” sebagai berikut: “Kemampuan individu untuk membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian yang diperlukan dalam pekerjaan, keluarga dan masyarakat."  (http://www.komunikasipraktis.com/2017/04/pengertian-literasi-secara-bahasa-istilah.html). Definisi “literasi” ini semakna dengan definisi “Budaya Ilmu” yang digagas oleh pakar pendidikan Islam internasional, Prof. Wan Mohd Nor Wan Daud: “Budaya ilmu antara lain bermaksud kewujudan satu keadaan yang setiap lapisan masyarakat melibatkan diri, baik secara langsung mahupun tidak langsung, dalam kegiatan keilmuan bagi setiap kesempatan. Budaya ilmu juga merujuk kepada kewujudan satu keadaan yang segala tindakan manusia baik di ta...
Milad ke 21 FLP di Solo Hadirkan Sejumlah Pembicara Nasional

Milad ke 21 FLP di Solo Hadirkan Sejumlah Pembicara Nasional

Berita
SOLO, FLP.or.id - Forum Lingkar Pena atau yang lebih akrab disebut FLP, Ahad 25 Februari 2018, menyelenggarakan acara Seminar Nasional di Aula Gedung F FKIP Universitas Sebelas Maret (UNS) sebagai bagian dari rangkaian acara Gebyar Milad FLP ke-21. Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB itu ditujukan kepada anggota FLP dari berbagai daerah, Mahasiswa Universitas dan Sekolah Tinggi di Solo dan sekitarnya serta masyarakat yang sadar akan literasi. Selain untuk memperingati Milad Forum Lingkar Pena ke-21, acara tersebut juga dimaksudkan untuk menggemakan literasi di salah satu kota yang menjadi tonggak literasi di Indonesia yaitu Solo. Menurut Afifah Afra selaku Ketua Umum FLP, acara ini mengusung tema, “Literasi Berkeadaban: Menguatkan Jati Diri Bangsa di Era Digital” dengan tujuan menjadikan...
Cinta Suci Adinda, Novel yang Bertutur tentang Totalitas dan Kesederhanaan

Cinta Suci Adinda, Novel yang Bertutur tentang Totalitas dan Kesederhanaan

Resensi
FLP.or.id - Adinda ditangkap polisi? Siapa yang bisa percaya kabar itu? Adinda perawat lugu dan berhati selembut sutera. Tak mungkin dia terlibat dalam kriminalitas. Apalagi, tuduhan yang dilayangkan padanya sungguh tak masuk akal: menculik Brata Kusuma, sang penderita skizofrenia yang tak lain adalah mantan majikannya. Pria itu bagai mutiara bagi Adinda, selalu dirawat dan dijaga. Irham, dokter jiwa ternama itu menyaksikan dengan mata kepala sendiri, betapa besar pengorbanan Adinda untuk Brata Kusuma. Rasanya mustahil dia menjadi aktor di balik penculikan Brata Kusuma. Irham memang tak percaya gadis selugu Adinda terlibat kasus pelanggaran hukum, namun di saat bersamaan, Irham mendapati hubungan yang janggal antara Adinda dan Brata Kusuma. Ya, sebuah interaksi aneh. Tak lagi sekadar hub...
Film 212 The Power of Love Siap Membela dan Menghibur Jutaan Penonton

Film 212 The Power of Love Siap Membela dan Menghibur Jutaan Penonton

Berita
JAKARTA, FLP.or.id - Rumah produksi Warna Pictures lewat film layar lebar perdananya yang berjudul : “212, The Power of Love” menargetkan penjualan satu juta penonton sebelum tayang perdana di tanggal 9 Mei 2018. Hal ini diungkapkan ustad Erick Yusuf selaku produser film 212, The Power of Love. "Untuk pre sale kami targetkan satu juta penonton. Tiket tersebut akan dijual bekerja sama dengan komunitas-komunitas dan kolega kami," kata pendiri lembaga dakwah bernama iHAQi. Komunitas-komunitas dan kolega tersebut diundang juga di acara "Deklarasi Putihkan Bioskop",Village Coffee Kemang, Rabu (14/2/2018). Adapun komunitas tersebut seperti Forum Lingkar Pena, ODOJ, Yisc Al Azhar, Pejuang Shubuh, Masyarakat Ekonomi Syariah, Fintech Indonesia. Untuk detail transfer mengenai tiket pre sale 212, ...
Refleksi Milad ke-21; Di FLP…

Refleksi Milad ke-21; Di FLP…

Pojok
Oleh AFIFAH AFRA, Ketua Umum FLP. FLP.or.id - Hari ini (22 Februari-red) FLP genap 21 tahun. Bukan perkara mudah menjaga keberlangsungan sebuah organisasi. Terlebih organisasi literasi, yang tidak memberikan keuntungan finansial. Di FLP yang dikuatkan adalah berkorban, berkorban dan berkoban. Iuran, iuran dan iuran. Dompet kami, brankas kami. Dompet kempes, brankas ikut kempes, tetapi anehnya, semangat tetap bergelora. Aneka kegiatan diadakan, dari skala nasional hingga taman-taman bacaan di pinggir jalan, atau diskusi-diskusi kepenulisan, keorganisasian dan keislaman yang cukup dengan lesehan di bawah pepohonan pun jalan. Jarang yang bisa bertahan dengan organisasi model begini, dibandingkan misalnya dengan organisasi lain, di mana saat Munasnya, hotelnya gratisan, pesawatnya dibayari, ...
Cinta Suci Adinda dan Tahun Kebangkitan Novel Indiva

Cinta Suci Adinda dan Tahun Kebangkitan Novel Indiva

Berita
FLP.or.id - Keberadaan Penerbit Indiva sebenarnya tidak bisa dilepaskan dengan novel. Di awal berdirinya, Indiva telah menggebrak dunia perbukuan dengan berbagai novel yang khas, seperti De Winst (Afifah Afra), Livor Mortis (Deasylawati P), Rose (Sinta Yudisia) dan Jasmine (Riawani Elyta). Namun, beberapa tahun terakhir ini, Indiva mulai agak jarang menerbitkan novel. Ternyata, hal ini cukup dikeluhkan oleh pembaca. Beberapa pembaca setia Indiva mengaku rindu dengan hadirnya novel-novel inspiratif Indiva. “Kok Indiva jarang cetak novel baru, novelnya masih itu-itu saja,” keluh mereka. Menanggapi keluhan tersebut, CEO Penerbit Indiva, Afifah Afra, kemudian merespon dengan menjadikan tahun 2018 sebagai “Tahun Kebangkitan Novel Indiva.” Di awal tahun, dua novel baru pun terbit, yaitu Cinta...
FLP Jaya Sepanjang Masa

FLP Jaya Sepanjang Masa

Opini
Oleh Akbar Baehaqi, Anggota FLP Maluku - Problematika umat manusia ini begitu rumit, bak benang kusut yang harus diurai satu per satunya. Aspek problemnya pun begitu kompleks sungguh membutuhkan waktu yang begitu banyak untuk menyelesaikannya. Sayangnya waktu manusia begitu terbatas, sementara masalah terus meradang sepanjang kehidupan. Peran-peran para pengayom dan penanggung jawab kehidupan umat belum mampu menjawab segala kerumitan itu. Sementara keadilan dan pemerataan kesejahteraan umat menjadi tuntutan. Umat begitu mengharapkan datangnya jawaban atas problematika-problematika kehidupan. Disaat para pemangku jabatan belum mampu menjulurkan tangan sampai ke pelosok negeri ini. Maka hadirlah sesosok kelompok yang ambil andil dalam perubahan yang dikenal dengan FLP (Forum Lingkar Pena)....

Pin It on Pinterest