Jumat, Maret 20Literasi Berkeadaban - Berbakti, Berkarya, Berarti

Berita

Bela Al-Aqsa Melalui Literasi, Media dan Seni Budaya

Bela Al-Aqsa Melalui Literasi, Media dan Seni Budaya

Berita
Oleh Yeni Mulati, S.Si, M.M (Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Forum Lingkar Pena) Palestina merupakan salah satu kawasan dengan pengalaman sejarah yang sangat panjang. Dalam kitab suci, disebutkan bahwa Nabi Ibrahim menetap di Palestina hingga wafatnya. Makam beliau ada di Hebron, Tepi Barat. Selain Nabi Ibrahim, Palestina juga merupakan Tanah Air para Anbiya, di antaranya Nabi Yusuf a.s., Nabi Ya’kub a.s., Nabi Sulaiman a.s., Nabi Daud a.s., Nabi Musa a.s., juga Nabi Isa a.s. Sedemikian lekatnya Palestina dengan aspek religiusitas yang berhubungan erat dengan agama samawi, maka hingga kini, Palestina—khususnya Yerusalem (Al-Quds), merupakan Tanah Suci dari 3 agama samawi, yakni Yahudi, Kristen dan Islam. Daulah Islam yang pernah berkuasa di Palestina, mulai Era Khalifah Umar bin Khat...
12 Tips Menang Lomba Blog

12 Tips Menang Lomba Blog

Berita
Flp.or.id - Blogger pemilik ajopiaman.com dan udafadli.web.id ini telah 19 kali memenangkan lomba blog. Tak sedikit pula karya tulisnya yang telah dipublikasikan di berbagai media. Dia adalah lulusan S3 Ilmu Pertanian Unand Awardee beasiswa PMDSU Batch 2 2015 asal Padang, Dr. Fadli Hafizulhaq, ST. Ketika menjadi pemateri Kulwap yang digelar Forum Lingkar Pena (FLP) bekerja sama dengan Blogger FLP dan ACT, bertema Tips Menang Lomba Blog, ia membagikan tips-tips menang lomba blog kepada peserta. “Beberapa tips yang saya lakukan agar bisa “memaksa” juri memilih saya sebagai salah satu blogger yang menaiki podium, adalah sebagai berikut,” terangnya. Pertama, baca informasi lomba dengan seksama. Perhatikan secara baik, jangan sampai ada yang terlewat. Bahkan kalau perlu salin-tempel ke...
Bagaimana Trik Menangkan Lomba Menulis ala Gegge Mappangewa?

Bagaimana Trik Menangkan Lomba Menulis ala Gegge Mappangewa?

Berita
Flp.or.id - Menulis enggak bisa lagi disebut sebagai sekadar hobi. Menulis sudah bisa dijadikan profesi, karenanya seorang penulis harus profesional. Profesional dalam hal bayaran honor, royalti, ataupun hadiah lomba kepenulisan. Namun, tentu saja ada harga, ada kualitas. Mengapa banyak naskah yang ditolak redaksi, baik itu koran, majalah, ataupun penerbit? Karena kualitas yang diharapkan masih belum sesuai standar media yang dikirimkan. Apalagi pada lomba menulis, dari sekian banyak yang mengirim naskah, tentu saja pemenangnya hanya tiga atau plus pemenang harapan. Nah, bagaimana trik agar bisa memenangkan lomba menulis? Berikut ulasan yang disampaikan S. Gegge Mappangewa, penulis produktif yang telah memenangkan banyak lomba. Antara lain juara I Lomba Menulis Indiva 2019, pemenang Say...
Kupas Tuntas Content Writer, Ini Dia Pembahasannya

Kupas Tuntas Content Writer, Ini Dia Pembahasannya

Berita
Revolusi industri 4.0 mengubah pekerjaan yang sifatnya manual-konvensional, ke pekerjaan yang didominasi digitalisasi, otomasi, AI, data analytics, dan segala sesuatu yang sifatnya dikerjakan mesin/robot. Setidaknya ada 10 industri yang pelan-pelan akan menyusut, ganti model lalu nanti bertumbuh lagi dengan model barunya. Salah satu dari 10 industri itu berhubungan dengan profesi penulis konten. Beberapa di antara yang mulai tumbuh dan terus meningkat konsumsinya: self publisher, streaming service, podcast, smart tv, news via youtube (video based), news from social media, individual content creator. Hal itu disampaikan Content Writer dan Blogger asal Bogor, Sekar Ayu Wulandari S.P, saat mengisi Kulwapp Kupas Tuntas “Content Writer and Digital Creative” yang diselenggarakan Forum Lingkar...
Tips Menulis Cerpen ala Afifah Afra

Tips Menulis Cerpen ala Afifah Afra

Berita
Flp.0r.id - Dalam buku Menulis Secara Populer, Ismail Marahimin menegaskan bahwa cerpen itu bukan penggalan sebuah novel, juga bukan novel yang diperpendek. Cerpen dan novel, adalah dua buah karya dengan karakter sendiri-sendiri. Ada yang mengatakan bahwa cerpen adalah tulisan fiksi yang panjangnya sekitar 500-10.000 kata. Sedangkan Edgar Allan Poe, sosok yang dijuluki sebaga Bapak Cerpen, mengatakan bahwa prose tale (cerpen dalam sebutan Poe), adalah narasi yang bisa dibaca dalam sekali duduk, dengan lama waktu setengah hingga 2 jam. Penjelasan itu disampaikan penulis 66 buku yang juga Ketua Umum Forum Lingkar Pena (FLP), Afifah Afra, saat memberikan materi dalam agenda Kuliah WhatsApp yang digelar FLP bekerja sama dengan Rumah Zakat dan Blogger FLP, beberapa waktu lalu. Berikut mat...
Alami Kebuntuan Saat Menulis? Begini Tips Mengatasinya

Alami Kebuntuan Saat Menulis? Begini Tips Mengatasinya

Berita
Flp.or.id- Penulis 66 buku yang juga Ketua Umum Forum Lingkar Pena (FLP), Afifah Afra, mengaku sering mengalami kebuntuan menulis atau writing block saat menulis. Lantas bagaimana cara mengatasinya? “Sering banget. Sebenarnya bukan mutlak writing block. Tetapi biasanya mentok di satu tulisan, yang membuat akhirnya malas menulis apapun. Cara mengatasinya, saya berpindah ke tulisan dengan genre lain. Writing block biasanya muncul karena ibarat mobil berjalan, kita kekurangan bahan bakar. Jadi mobilnya mogok. Solusinya, cari bahan bakar. Kalau dalam kepenulisan, bahan bakarnya adalah informasi. Kalau informasi kita santap sebanyak mungkin, bisa dipastikan ide-ide akan mengalir, dan lancar kembali. Tetapi, mobil mogok bisa terjadi karena sopirnya "malas". Kalau sudah malas, kita harus kemba...
Pembagian Makanan Gratis : Kerjasama FLP dan ACT

Pembagian Makanan Gratis : Kerjasama FLP dan ACT

Berita
Alhamdulillah. Kerja sama antara Forum Lingkar Pena (FLP) dan Aksi Cepat Tanggap ( ACT) dalam pembagian makanan gratis, untuk pekerja lepas harian terdampak Corona di wilayah Madiun telah terlaksana.Berlokasi di Warung Pecel Mba Nik (Jl. Slamet Riyadi 38A, Madiun) sebanyak 500 paket makanan dan minuman dibagikan kepada 500 warga, yang terdiri dari pengemudi ojek online, tukang parkir, penjual koran, pedagang makanan, tukang becak, pembersih jalan, petugas keamanan, dan marbot masjid.Program yang dilaksanakan selama 4 hari ini (14 - 17 April 2020) menggunakan sistem pembagian kupon agar tepat sasaran dan mencegah kerumunan massa.Evaluasi hari pertama,  ada sebagian masyarakat yang sudah mendapatkan kupon, tetapi tidak datang. Ada juga yang sudah dititipi ke temannya, tapi temannya tida...
FLP UMI melawan corona dengan Kelas Menulis Online

FLP UMI melawan corona dengan Kelas Menulis Online

Berita
FLP.or.id,- Forum Lingkar Pena Ranting Universitas Muslim Indonesia yang merupakan salah satu bagian dari organisasi kepenulisan terbesar di Indonesia telah melaksanakan kelas menulis online dengan tema “Rahasia Produktif Menulis Artikel di Masa Covid-19” yang dibawakan oleh Yanuardi Syukur, selaku Founder Rumah Produktif Indonesia serta Koord. Litbang Badan Pengurus Pusat Forum Lingkar Pena (BPP FLP) pada sabtu sore (04/04) via whatsapp grup. Pandemi covid-19 atau dikenal dengan sebutan corona ini memaksa semua orang untuk melakukan adaptasi, tak terkecuali para pelajar, organisasi dan berbagai elemen masyarakat lainnya. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menerapkan social distancing serta menghindari kerumunan.Presiden Joko Widodo telah menetapkan status Pembatasan Sosial Berskala Be...
Hikmah Corona Virus

Hikmah Corona Virus

Berita, Opini
FLP.or.id,- Lockdown. Death toll. Banned. Precaution. Pandemic. Melihat berita-berita luar negeri & dalam negeri ngeri rasanya. Kondisi di hampir semua negeri sama. Saya tak akan menambahi kepanikan dan stress. Justru ingin melihat hikmah di balik terjadinya pandemic yang tak pernah diperkirakan akan terjadi di awal 2020 yang penuh harapan ini. Memang, bila diperhitungkan secara ekonomis banyak sekali kerugian yang diderita. Sektor pariwisata, perhubungan baik darat-laut-udara, perdagangan, pendidikan, dsb. But, there’s always blessing in disguise, right? Selalu ada hikmah di balik musibah. Waktu lebih banyak di rumah. Masih teringat jelas kasus NF, remaja yang membunuh anak perempuan 5 tahun. Kekeringan psikologis dalam keluarga dapat menyebabkan penyakit yang tak kalah dengan C...
Menyikapi Pandemi Virus Korona

Menyikapi Pandemi Virus Korona

Berita
FLP.or.id,- Sejak dua orang warga Indonesia dikabarkan kena virus korona, masyarakat terbelah menjadi dua. Pertama, yang melihat bahwa virus ini kemungkinan akan menyebar lebih luas seperti penyebaran di negara luar terutama di Wuhan dan kota-kota besar lainnya. Kedua, yang melihat bahwa virus yang dikabarkan tidak berbahaya ini--karena bisa mati dalam 14 hari di tubuh orang yang sehat--bisa dihadapi dengan memperkuat kekebalan tubuh kita. Di awal-awal kita melihat pernyataan Menkes Terawan terlihat agak menggampangkan di tengah kekhawatiran. Bagi Terawan yang dokter dan tahu tentang penyakit itu, mungkin biasa-biasa saja: "yang penting konsumsi makanan yang sehat." Akan tetapi, tidak begitu dengan pandangan masyarakat, apalagi yang digempur dengan sekian banyak berita dan video hoaks ...

Pin It on Pinterest