Jumat, Januari 21Literasi Berkeadaban

Tag: waktu

Berlalu

Berlalu

Pilihan Editor, Puisi
  Satu detik Dua detik Tiga detik Empat detik Lima detik dan di penghujung detik yang ke-enam waktu lambat berjalan ketika kita habiskan waktu untuk menunggu tak dapat menghindar dari tebasan pedang sang waktu yang  kini telah menjadi benalu hidup kesedihan, canda, dan tawa jadi penghias bak pelangi yang menghiasi langit tak kunjung jumpa dibatas waktu perpisahan lagi dan lagi aku bosan terus menangis dan aku tak mau bila tangis ini hanya tangis palsu ingin putar kembali waktu yang telah lalu yang kini tinggal kenangan kini dan nanti tetap menjadi kenangan aku tak berani ucap kita akan bertemu kembali meski  tahu bisa jadi itu doa untuk kemudian hari dan ... aku menangis ... lagi deras, sederas hujan tak kunjung reda bukan ... bukan karna aku ingin selalu berada di sana ...