Jumat, Agustus 12Literasi Berkeadaban - Berbakti, Berkarya, Berarti

Tag: Cinta

Cinta: Sejati, Selingkuh, Sejenis, Sejuta Rasanya (5/5)

Senandika
SENANDIKA, FLP.or.id - Cinta, ah… Aku yakin, kita semua pernah mengalami cinta rahasia. Cinta yang tidak seorangpun boleh tahu. Hanya antara diri kita dan Tuhan saja. Entah itu jatuh cinta pada teman sekelas, pada kakak kelas, pada pacar orang lain, pada tunangan orang lain, pada pasangan hidup orang lain. Pada anime, idol, atau sahabat sejenis. Perempuan dan perempuan, lelaki dan lelaki. Cinta itu indah, apapun bentuknya. Cinta itu pada akhirnya akan membuat ketagihan, ingin memiliki (dalam kadar tertentu menjadi obsessive), ingin mencicipi, ingin bersama berdekatan dan seterusnya dan seterusnya. Sebagai manusia dewasa kita dapat mengkhayalkan, bahwa bagian dari cinta adalah eros. Nafsu. Itulah bagian dari cinta. Bila nafsu ini tidak dikendalikan, ia bagaikan naga dengan mulut api yang ...

Cinta: Sejati, Selingkuh, Sejenis, Sejuta Rasanya (4/5)

Senandika
SENANDIKA, FLP.or.id - Cinta yang Perlu Dipertimbangkan Cinta pada suami atau istri orang. Cinta pada teman sejenis. Cinta pada anak di bawah umur. Awalnya, mungkin anugerah. Ah, cinta dan sayang pada suami/istri orang, awalnya karena rekan bisnis. Bukankah mencintai saudara itu ajaran agama yang mulia? Bukankah memberi perhatian & hadiah, adalah bagian dari persahabatan? Bukankah kata Rasulullas Saw : tahaddu tahabbu, memberi hadiahlah agar kalian saling mencintai? Lalu suami atau istri orang yang tadinya hanya sahabat, tempat berkonsultasi, rekan bisnis, rekan organisasi, rekan sejawat lama-lama menjadi rekan sehati. Pertimbangkanlah, bahwa Tuhan Maha Melihat. Maha Menghitung. “Aku jatuh cinta pada teman sekelasku di kelas Magister. Ia begitu pintar dan mempesona. Aku telah punya ...

Cinta: Sejati, Selingkuh, Sejenis, Sejuta Rasanya (3/5)

Senandika
SENANDIKA, FLP.or.id - Cinta : Anugerah sekaligus Ujian Cinta pada uang wajar, namanya manusia. Itu anugerah. Dengan cinta pada uang, maka manusia giat bekerja dan hal itu menimbulkan perputaran roda ekonomi dan gairahnya kehidupan seantero dunia mulai kehidupan rumah tangga hingga kehidupan bernegara. Cinta yang di luar batas, itu yang harus dikendalikan dengan patung Responsibility. Kalau cinta terlalu hebat pada uang hingga menabrak batas haram apakah sudah siap dengan Responsibility? Yang penting cinta uang, dapat uang, pakai uang. Padahal, Resposibility yang harus ditanggung adalah : kehidupan tidak berkah, pasangan yang tidak setia, anak-anak yang pembangkang, rumah yang tidak nyaman ditinggali, mobil yang selalu sial, teman-teman yang oportunis dst. Saat manusia mencintai uang ber...

Cinta: Sejati, Selingkuh, Sejenis, Sejuta Rasanya (2/5)

Senandika
SENANDIKA, FLP.or.id - Cinta : awalnya anugerah. Bayangkan dunia tanpa cinta! Tidak ada anak-anak, tidak ada keindahan, tidak ada produk-produk ekonomi, tidak ada kegairahan hidup. Konon, ekonomi digerakkan karena cinta. Lho, ini bukan sok filosofis. Segala produk yang bersumber dari ‘cinta’ menuai untung : film, musik, makanan, kosmetik, otomotif, elektronik, pariwisata dll. Film romance disukai. Music yang mengandung unsur cinta, digandrungi. Makanan seperti coklat, meraup profit luarbiasa. Café-café yang menawarkan sudut romantisme, laku keras. Kosmetik yang menjanjikan perempuan/ lelaki akan lebih dicintai karena fisik yang makin menarik; laku keras. Otomotif yang menggambarkan mobil bisa dikendarai berdua, atau bisa dikendarai sekeluarga; laris manis. Elektronik yang bisa memudahkan ...

Cinta: Sejati, Selingkuh, Sejenis, Sejuta Rasanya (1/5)

Senandika
SENANDIKA, FLP.or.id - Lagu cinta apa yang paling kamu suka? Waktu masih zaman SMP SMA dulu, aku paling suka lagu Nikka Costa. It’s my first love Seems that I am too young He doesn’t even know Wish that I could show him what I’m feeling Mengingat cinta, seperti membuat rasa penuh bunga bermekaran. Udara semerbak, bulan bersinar terang, semua orang tersenyum. Manusia bergerak dalam slow motion. Persis seperti ketika Pia jatuh cinta pada Rancho di 3 Idiots! Geli-geli sendiri bila ingat kita pernah jatuh cinta dengan teman sekelas, kakak kelas, teman lain fakultas atau bahkan yang usianya jauh lebih tua : asisten dosen atau guru/dosen! Para filsuf punya sejuta kata-kata sihir untuk menggambarkan cinta. “Yang jatuh cinta, tidak akan merasakan gravitasi,” kata Einstein. “Aku ingin mencintaim...
Duka (Ridha) Sedalam Cinta

Duka (Ridha) Sedalam Cinta

Karya, Opini
Di antara yang membekas dalam benak penonton film Duka Sedalam Cinta adalah salah satu OST-nya, berjudul Jalan yang Kupilih. Lagu ini diaransemen oleh Dwiki Dharmawan dari puisinya Helvy Tiana Rosa. Lalu disenandungkan langsung oleh Hamas Syahid selaku pemeran Mas Gagah. Bagi saya, "Jalan yang Kupilih" telah cukup menyimpulkan pesan yang hendak diantarkan oleh film Duka Sedalam Cinta. Yaitu tentang Cinta dan Keridhaan. Bahkan bukan tentang duka itu sendiri sebagaimana tertera pada judul filmnya. Benar bahwa hidup ini tentang cinta, dan karena cintalah kita harus memilih. Memilih untuk bermakna. Sebab bila sungguh cinta, maka mestinya dapat bermakna. Dan cinta sejati akan menghantarkan ridha. Benar. Semua dalam diri dan dunia ini akan pergi. Yang abadi hanya iman dan amal diri. Inilah ya...
Cinta yang Nyaris Retak

Cinta yang Nyaris Retak

Karya, Opini
FLP.or.id,- Air dan tanahnya telah menjadi bagian yang tidak terpisah dari tubuhku. Udaranya menjadi bagian dari nafasku. Malamnya menjadi pakaian rehatku. Paginya menjadi semangat kerjaku. Dzikir pagi-sore menjadi nutrisi hidupku. Bacaan alif-ba-ta menjadi pembangun ruhku. Cinta adalah pelajaran pertama yang diajarkan di madrasah pertamaku. Guru pertamaku mengajariku cinta sejak aku belum berupa aku. Seharusnya cinta itu menjadi modal bagiku untuk selalu tersenyum, optimis, berhusnu dzan, dan taat kepada Tuhanku. Namun, ternyata cinta itu tidak selalu mengekspresikan idealisme itu dalam interaksiku dengan lingkunganku. Jarak antara idealita dan realita itu yang kemudian menjadi rentang masalah hidupku. Guru pertamaku mengajariku bagaimana berinteraksi dengan masalah. Ia memahamkan aku bah...

Pin It on Pinterest