Menautkan Kehumasan Wilayah dengan Pusat

2 menit baca |

Senin, 12 Maret 2018. Sejumlah personil Divisi Humas dari 11 wilayah sudah berkumpul di satu grup whatsapp yang khusus disiapkan untuk agenda Pelatihan Kehumasan dengan 1 bulan materi dan bimbingan jurnalistik. Program ini ditaja oleh Divisi Humas BPP. Jumlah pesertanya sebanyak 24 orang personil humas wilayah. Mereka adalah delegasi wilayah yang telah mengumpulkan profil wilayahnya dan telah didata akun-akun dunia mayanya. Tim Humas yang paling banyak dari wilayah Banten, sebanyak 5 orang. Lalu wilayah Aceh, wilayah Jawa Tengah, wilayah Jawa Timur dan wilayah Kalimantan Barat memiliki 3 personil humas. Adapun wilayah Sumatra Selatan dan wilayah Kalimantan Selatan memiliki 2 personil humas. Sisanya adalah wilayah Sumatra Utara, wilayah Jambi, wilayah Jawa Barat dan wilayah Kalimantan Tengah yang hanya memiliki 1 personil humas.

Dari 11 wilayah tersebut, sebanyak 6 wilayah sudah memiliki website atau blog. Yaitu Aceh, Sumatra Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur dan Kalimantan Barat. Sedangkan 5 wilayah lainnya hanya memiliki akun media sosial. Yaitu Jambi, Sumatra Selatan, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Adapun wilayah-wilayah lainnya belum kami sertakan karena belum mengumpulkan profil wilayah atau belum memiliki personil humas dalam kepengurusannya. Karena kami ingin sungguh-sungguh menata wilayah, sehingga satu demi satu program pusat yang diturunkan ke wilayah bisa langgeng dan optimal. Jangan sampai karena wilayah tidak tertata dengan baik dan belum dipastikan kondisi penataannya yang ada saat ini, kemudian program-program yang diturunkan menjadi tidak jelas tautannya.

Program pelatihan kehumasan ini sesungguhnya program kerjasama Divisi Jaringan Wilayah dengan Divisi Humas. Dalam peta jalan Divisi Jaringan Wilayah di Tahun Penataan 2018 ini, kami mencanangkan salah satu pilarnya adalah Menata kehadiran FLP. Dari lima target di pilar ini, ada dua target yang terkait Humas FLP. Yaitu FLP wilayah memiliki tautan dengan minimal satu media lokal di wilayah setempat dan memiliki laman turunan dari website FLP Pusat bagi setiap wilayah. Jadi, program pelatihan ini dalam rangka menautkan kehumasan wilayah dengan pusat, yang insyaAllah akan didampingi oleh kang HD Gumilang selaku PJ Segmen Syiar Jarwil. Segmen ini akan punya peran dalam perkembangan FLP. Maka bila FLP ingin berkembang, salah satu yang tak bisa diabaikan adalah segmen Syiar. Agar semakin banyak masyarakat sekitar yang mengenal FLP.

Pelatihan yang sedang berlangsung ini diisi oleh dua staff Divisi Humas BPP, yaitu mbak Eni Widiastuti dan mas Tri Sujarwo. Dengan dimoderatori oleh mbak Naqiyyah Syam, yang juga dari Divisi Humas BPP. Ada 4 materi yang disajikan bergiliran setiap hari Senin. Pertama, materi Menjadi Humas Sadar Media. Kedua, materi Tips Membuat Rilis Tembus Media. Ketiga, materi Tips Menulis Opini. Keempat, materi Foto Jurnalistik.

Pelatihan untuk Tahap I ini akan berakhir pada 9 April 2018. Berikutnya akan kita adakan Pelatihan Tahap II untuk wilayah-wilayah yang belum mengikuti di tahap I. Sebab setiap dua bulan sekali Divisi Humas BPP menjadwalkan pelatihan kehumasan. Oleh karena itu, kami menunggu teman-teman wilayah yang belum mengumpulkan profil agar segera mengumpulkan ke PJ Teritori masing-masing. Bila belum ada personil humas, nanti kami bantu merumuskan agar kerja-kerja kehumasan tetap bisa berjalan dengan segala keterbatasan SDM di wilayah. Tapi, tetap yang pertama kita perlukan adalah data, kemudian kita bisa analisa persoalan dan berikan solusinya.

 

Jakarta, 15 Maret 2018

Irfan Azizi
Koordinator Divisi Jarwil BPP

Post Author: Irfan Azizi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *