Berita

Jelang Muswil, Muncul 3 Bakal Calon Ketua FLP Wilayah Jawa Barat

BANDUNG, FLP.or.id – Musyawarah Wilayah (Muswil) Forum Lingkar Pena (FLP) Wilayah Jawa Barat akan diselenggarakan pada 23 s.d. 25 Desember 2017 mendatang. Sebanyak tak kurang dari 27 delegasi yang berasal dari 9 FLP Cabang di Jawa Barat, akan bermusyawarah selama 3 hari pada akhir tahun ini. Menurut rencana yang diterima FLP.or.id, Muswil akan dilangsungkan di Sekolah Alam, Jatinangor, Sumedang.

Bakal Calon Ketua FLP Wilayah Jawa Barat
Ki-Ka: Nurul Maria, Eika Vio, Adib-Abdillah

Jelang Muswil tersebut, muncul 3 nama dalam bursa calon ketua. Ketiganya yaitu Nurul Maria Sisilia, Eika Vio, dan Adib-Abdillah.

Nurul Maria Sisilia pertama kali bergabung dengan FLP Bandung pada tahun 2009. Setahun kemudian, pada 2010, ia dipercaya menjadi penanggung jawab acara Kamisan, diskusi rutin FLP Bandung. Selanjutnya pada tahun 2011-2013, ia memangku amanah sebagai Ketua Pengembangan dan Pembinaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) FLP Bandung, sebelum menjadi ketuanya pada periode 2013-2015.

Karya-karya Nurul terbit dalam antologi puisi “Geometri Kata” (2017), antologi cerpen “Sarkofagus” (2012), dan antologi “Ilusi Malahayu” (2015)

Eika Vio pertama kali bergabung di FLP Jatinangor pada tahun 2010. Tiga tahun kemudian, ia menjadi Ketua FLP Jatinangor untuk periode 2013-2015.

Karya-karyanya dimuat dalam antologi cerpen “Sebuah Kata Rahasia” terbitan Annida Online (2010), antologi cerpen “Seribu Kebaikan Untukmu” terbitan Salsabila Publishing (2013), serta Majalah Percikan Iman (MaPI) selama tahun 2012.

Adib-Abdillah sebelumnya terlibat di Divisi Kreatif FLP Jabar (2011), Divisi Dana Usaha FLP Jabar (2012), Divisi Kaderisasi FLP Jabar (2015). Ia juga petahana sebagai Ketua FLP Jabar periode 2015-2017.

Karya-karyanya ialah novel spiritual “Ramadhan Terakhir Ludwig” (2013), antologi cerpen bersama FLP Jatinangor “Seribu Kebaikan Untukmu” (2013), Kisah petualangan spiritual “Tuhan, Aku, dan Alam” (2014), Kumcer ” Cinta dalam Tumpukan Jerami” (2016). Pada tahun ini, iabuku puisi “Aneukada: Perempuan, Kopi, dan Syair (2017).

Related posts

FLP Garut Bedah Novel “The Special Boy”

admin

Konsolidasi FLP Sumbar Pasca Munas

admin

Tulisan Feature Antarkan Dua Penulis FLP Ini Ke Tangga Juara Tingkat Nasional

admin

Leave a Comment