
Menjalin hubungan dengan seseorang dan akhirnya memutuskan untuk menikah adalah salah satu keputusan terbesar dalam hidup. Keputusan itu biasanya diiringi dengan perasaan bahagia, cinta, dan harapan akan masa depan bersama. Namun, ada satu aspek penting yang sering kali dilupakan dalam proses ini, yaitu pembahasan tentang finansial bersama calon pasangan.
Mengetahui kondisi finansial calon pasangan adalah langkah penting sebelum memutuskan untuk menikah. Langkah ini dapat membantu memahami bagaimana calon pasangan mengelola keuangan, apa prioritasnya, dan bagaimana kedua pasangan dapat bekerja sama untuk mencapai tujuan keuangan bersama. Dengan demikian, kedua pasangan dapat membangun fondasi yang kuat untuk pernikahan yang sehat dan harmonis.
Berikut beberapa kondisi finansial calon pasangan yang harus diketahui:
- Penghasilan dan Sumber Pendapatan
Mengetahui jumlah penghasilan calon pasangan bisa mengukur kekuatan dalam menafkahi istri dan keluarga. Sumber pendapatan bagi beberapa orang menjadi hal yang prinsip, sehingga sangat penting untuk diketahui di awal. Tidak harus sesuai harapan, namun jika diketahui dari awal, akan ada antisipasi dan kompromi sehingga meminimalisir perdebatan setelah menikah.
- Pengeluaran Bulanan dan Gaya Hidup
Mengetahui bagaimana calon pasangan mengatur pengeluaran bulanan dan gaya hidup akan membantu memberikan gambaran bagaimana pengelolaan keuangan keluarga di masa depan. Jika calon pasangan memiliki pengeluaran bulanan yang tidak seimbang atau gaya hidup yang boros, maka dapat menjadi pertimbangan bagaimana kedua pasangan dapat menyelesaikan kondisi tersebut.
- Utang dan Kredit
Mengetahui kondisi utang dan kredit calon pasangan dapat mengukur kondisi keuangan dan melihat kemampuannya dalam mengelola uang. Sangat penting untuk mengetahui bagaimana pola pikir calon pasangan terhadap utang. Apakah dia tipikal yang mudah mengambil keputusan berutang atau dia tipikal orang yang bisa menahan diri? Kemudahan akses pinjaman online bisa menjadi ancaman bagi orang yang mudah tergiur berutang. Jika calon pasangan memiliki utang yang besar, dapat menjadi pertimbangan bagaimana kedua pasangan akan menghadapi masalah keuangan bersama.
- Tabungan dan Investasi
Mengetahui kondisi tabungan dan investasi dapat menunjukkan kesadaran calon pasangan dalam mengelola keuangan. Mempunyai prioritas untuk menabung menunjukkan kesehatan finansial, terutama penyediaan dana darurat untuk menjaga stabilitas finansial keluarga.
- Tujuan Keuangan Jangka Panjang
Mengetahui tujuan keuangan jangka panjang dapat membantu pasangan untuk menyatukan tujuan yang sama. Selain itu, dapat meminimalisir konflik jika tujuan keuangan jangka panjang calon pasangan berbeda.
Dengan mengetahui hal-hal tersebut, kedua pasangan dapat memahami bagaimana calon pasangan mengelola keuangan dan membuat keputusan yang lebih tepat tentang masa depan bersama.
Tips Membahas Finansial Bersama Calon Pasangan
Banyak yang merasa sungkan jika membahas finansial bersama calon pasangan. Namun, jika memang keduanya serius melangkah ke jenjang pernikahan, hal ini harus dilakukan.
- Pilih Waktu yang Tepat
Pilih waktu yang tepat agar pembahasan finansial tidak menimbulkan kesalahpahaman bagi kedua belah pihak.
- Jujur dan Terbuka
Sikap jujur dan terbuka harus dibangun ketika sudah berkomitmen membangun rumah tangga.
- Diskusikan Bersama
Pembahasan finansial bisa dibuka dengan studi kasus yang dialami teman atau keluarga terkait kondisi finansial dalam keluarga. Pandangan dan solusi terkait studi kasus tersebut dapat digali lebih dalam sehingga dapat diketahui pola pikir masing-masing pihak.
Jadi, tak perlu sungkan lagi membahas finansial dengan calon pasangan.
***
Ditulis oleh:
Rully Febrianti, S. Sos. (Bendahara Umum BPP FLP 2025-2029)
