Rabu, April 29Literasi Berkeadaban - Berbakti, Berkarya, Berarti

Berangkat ke Turki, Kontingen Laut Indonesia Susul Maimon Herawati cs. dalam Misi Global Sumud Flotilla 2026

Jakarta, 28 April 2026 – Indonesia kembali menunjukkan komitmennya terhadap isu kemanusiaan global melalui partisipasi dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF) 2026. Di balik keterlibatan ini, nama Maimon Herawati tampil sebagai salah satu tokoh kunci yang mengoordinasikan kontribusi Indonesia dalam gerakan solidaritas internasional tersebut.

Sebagai Steering Committee GSF sekaligus Koordinator GPCI, Maimon Herawati berperan penting dalam menghubungkan berbagai elemen masyarakat sipil Indonesia untuk terlibat aktif dalam misi ini. Ia juga dikenal sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Forum Lingkar Pena (FLP), yang selama ini aktif mendorong peran literasi dalam isu-isu kemanusiaan global.

Kontingen laut Indonesia terdiri dari lima peserta, yakni Andi Angga Prasadewa, Ronggo Wirasanu, Herman Budianto Sudarsono, Hendro Prasetyo, dan Asad Aras Muhammad, serta satu awak media. Mereka akan bergabung dengan peserta internasional lainnya dalam tahap konsolidasi akhir sebelum misi mendekati perairan Gaza.

Dalam keterangannya, Dewan Pengarah GPCI Irvan Nugraha menyebutkan bahwa keterlibatan Indonesia kali ini juga melanjutkan peran yang telah lebih dulu dijalankan oleh Maimon Herawati di lapangan.

“Ada Bu Maimon sebagai Steering Committee di GSF yang sudah berangkat terlebih dahulu bersama Chiki Fawzi, berarti sudah hampir 2 pekan bertugas di dalam Global Sumud Flotilla II mulai dari Barcelona terus juga ke Italia. Sekarang kita memberangkatkan kembali perwakilan masyarakat Indonesia jalur laut, jadi nanti akan bergabung dengan Bu Maimon dan Chiki yang sudah berlayar sebelumnya,” ujarnya.

Kontingen Laut Indonesia Susul Maimon Herawati dalam Misi Global Sumud Flotilla 2026 ke Turki

Global Sumud Flotilla merupakan inisiatif solidaritas global yang melibatkan lebih dari 80 kapal sipil dari berbagai negara. Misi ini bertujuan menembus blokade Gaza sekaligus membuka jalur bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina. Selain itu, gerakan ini juga menjadi simbol perlawanan sipil global terhadap krisis kemanusiaan yang terus berlangsung di wilayah tersebut.

Perjalanan armada GSF dimulai dari Barcelona pada 12 April 2026, kemudian bergabung dengan kapal-kapal dari Italia pada 26 April, dan akan melanjutkan rute menuju Yunani serta Turki sebagai titik konsolidasi akhir.

Tak hanya melalui jalur laut, misi ini juga diperkuat oleh berbagai upaya advokasi global. Pada 22 April 2026, Kongres Parlemen di Brussel mempertemukan anggota parlemen, aktivis kemanusiaan, serta perwakilan masyarakat sipil dari berbagai negara untuk memperkuat tekanan internasional terhadap penghentian blokade Gaza.

Indonesia turut mengirimkan sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang, termasuk unsur MUI, akademisi, aktivis, dan praktisi hukum seperti Prof. Sudarnoto, Prof. Heru Susetyo, Wanda Hamidah, Gustika Hatta, Arif, dan Feri Amsari.

Selain itu, konvoi darat kemanusiaan juga akan digelar dari Mauritania menuju Libya pada 7 Mei, sebelum bergerak bersama menuju Gaza. Peserta dari Indonesia dijadwalkan berangkat pada 5 Mei untuk bergabung dengan lebih dari 1.000 relawan dari berbagai negara.

Dalam rangkaian aksi tersebut, aktivis GSF juga melakukan upaya tekanan sipil dengan menyoroti jalur logistik, termasuk kapal kargo MSC Maya yang tengah menuju pelabuhan Ashdod.

Partisipasi Indonesia dalam misi ini mencerminkan peran aktif masyarakat sipil dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan global, sejalan dengan amanat konstitusi untuk menolak segala bentuk penjajahan.

Para peserta menegaskan bahwa misi ini tidak hanya soal keberangkatan kontingen, tetapi juga upaya menjaga perhatian dunia terhadap situasi di Gaza. Mereka berharap masyarakat Indonesia terus terlibat dalam menyuarakan dukungan bagi kemerdekaan Palestina.

Kontingen Indonesia dijadwalkan tiba di Turki dalam beberapa hari ke depan untuk bergabung dengan peserta internasional lainnya sebelum melanjutkan tahapan berikutnya dari misi Global Sumud Flotilla 2026.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

Share This