SEMARANG-Forum Lingkar Pena (FLP) Wilayah Jawa Tengah resmi menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pada Minggu (2/8), bertempat di Balai Bahasa Jawa Tengah, Ungaran. Agenda strategis ini diselenggarakan untuk merumuskan arah gerakan organisasi dan memaparkan program kerja kepengurusan baru masa bakti 2026–2028.
Pertemuan penting ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus FLP Wilayah Jawa Tengah. Hadir pula perwakilan Badan Pengurus Pusat (BPP) FLP, Wiwik Susilowati, serta Penasihat FLP Wilayah Jawa Tengah, Yustia Hapsari, yang memberikan arahan langsung demi penguatan literasi di wilayah Jawa Tengah.
Ketua FLP Wilayah Jawa Tengah, Muslikhin, menyampaikan bahwa kepengurusan periode ini akan berfokus pada efisiensi program kerja dan perluasan jaringan. Rakerwil kali ini menjadi ruang krusial untuk menyelaraskan visi dari seluruh divisi, mulai dari Divisi Karya, Kaderisasi, Humas, Bisnis, hingga Bendahara.
”Melalui Rakerwil ini, kami ingin memastikan setiap divisi memiliki program yang terukur dan berdampak nyata bagi masyarakat. Fokus kami bukan hanya menjaga kualitas karya, tetapi juga memperkuat fundamental organisasi di setiap daerah,” ujar Muslikhin dalam sambutannya.
Salah satu keputusan taktis yang dihasilkan dalam Rakerwil ini adalah rencana akselerasi untuk cabang-cabang baru. FLP Jawa Tengah sepakat untuk menggelar pelatihan khusus agenda bagi cabang baru yang akan dilaksanakan secara online (daring) pada bulan Agustus 2026 ini. Langkah ini diambil untuk memberikan pembekalan manajemen organisasi dan program kerja secara cepat kepada pengurus di tingkat cabang.
Pemaparan rencana kerja berlangsung dinamis, diawali dari Divisi Karya yang berfokus pada produktivitas kepenulisan anggota, disusul Divisi Kaderisasi untuk penguatan internal, Divisi Humas untuk perluasan kemitraan, serta Divisi Bisnis dan Bendahara guna memastikan kemandirian finansial organisasi selama dua tahun ke depan.
Dengan terlaksananya Rakerwil ini, FLP Jawa Tengah siap melangkah lebih solid untuk terus menjadi motor penggerak literasi dan melahirkan penulis-penulis berkarakter di Jawa Tengah. [ZN]
