Bogor, 20 Agustus 2026 — Forum Lingkar Pena (FLP) menggelar kegiatan pelantikan Anggota Andal sekaligus penguatan kaderisasi secara daring, yang dihadiri sekitar 40 anggota FLP. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Bidang Kaderisasi BPP FLP dalam upaya memperkuat kapasitas, komitmen, dan peran anggota di seluruh jaringan FLP.
Dalam kegiatan tersebut, turut dilantik tiga anggota yang telah mengikuti dan menyelesaikan proses penilaian Anggota Andal Kaderisasi BPP FLP 2025, yaitu:
Rahmad Aulia, S.I.Kom. — FLP Aceh
Ana Septiarini, S.Pd., SD., Gr. — FLP Kepri
Rita Fatimah, S.HI., MIRKH. — FLP Kepri
Kegiatan diawali dengan pelantikan dan ikrar Anggota Andal FLP yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum BPP FLP, Nafiah Al Ma’rab. Dalam prosesi tersebut, anggota Andal yang baru dilantik menyatakan komitmennya untuk menjalankan tugas dan kewajiban sebagai bagian dari FLP serta berkontribusi dalam menjalankan program organisasi.
Dalam sambutannya, Kordiv Kaderisasi BPP FLP, Choiriyah, menyampaikan bahwa kaderisasi merupakan bagian penting dalam keberlangsungan sebuah organisasi.

“Kaderisasi bukan sekadar proses pergantian atau penambahan anggota, tetapi merupakan proses untuk menyiapkan dan menguatkan orang-orang yang akan menjadi penggerak organisasi,” ungkap Choiriyah.
Ia menegaskan bahwa semangat untuk menguatkan dan merapikan kaderisasi telah menjadi salah satu tekad bersama dalam Munas FLP yang telah dilaksanakan sebelumnya. Karena itu, program-program kaderisasi ke depan diharapkan mampu menjadi ruang bagi seluruh anggota untuk bertumbuh, berproses, dan mengambil peran lebih besar di FLP.
Sementara itu, Ketua Umum BPP FLP Nafiah Al Ma’rab mengajak seluruh anggota FLP untuk terus bertumbuh dalam karya dan menjadi pribadi yang berdaya. Menurutnya, menjadi bagian dari FLP bukan hanya tentang keanggotaan, tetapi juga tentang bagaimana setiap anggota dapat memberikan kontribusi melalui potensi dan karya yang dimiliki.
Dalam kesempatan tersebut, Nafiah juga menyampaikan apresiasi kepada para Anggota Andal yang telah menyelesaikan proses kaderisasi dan mengajak mereka untuk terus aktif mengambil bagian dalam perjalanan FLP.
Materi utama disampaikan oleh Ketua Dewan Pertimbangan (DP) FLP, Maimon Herawati. Dalam pemaparannya, Maimon menggambarkan FLP sebagai organisasi besar yang diisi oleh para penulis berkualitas dan memiliki potensi intelektual yang tinggi.

Ia mengajak seluruh anggota FLP untuk tidak berhenti berkarya hanya demi kepentingan pribadi. Lebih dari itu, karya yang lahir dari pena anggota FLP diharapkan mampu menjadi tongkat perubahan bagi peradaban.
“Menulislah bukan hanya untuk diri sendiri. Jadikan tulisan kita sebagai narasi yang mampu mencerdaskan pembaca dan mengarahkan mereka untuk membela kebenaran,” pesan Maimon.
Ia juga menekankan pentingnya peran tulisan dalam menyuarakan berbagai persoalan kemanusiaan, termasuk Palestina dan Al-Aqsa. Menurutnya, dakwah melalui pena memiliki posisi penting sebagai backbone dalam perjuangan, karena narasi yang baik dapat membentuk cara pandang dan kesadaran masyarakat.
Maimon berharap anggota FLP mampu menghadirkan tulisan-tulisan yang memenangkan narasi kebenaran, mencerdaskan pembaca, dan memberikan kontribusi nyata bagi perubahan.
Untuk itu, ia mengingatkan anggota FLP agar terus menulis, terus berkarya, dan memperbanyak membaca, terutama dengan memastikan bahan bacaan yang digunakan memiliki sumber yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk kembali meneguhkan semangat FLP sebagai organisasi yang tidak hanya melahirkan penulis, tetapi juga kader literasi yang mampu menggerakkan perubahan melalui karya.
Melalui penguatan kaderisasi, FLP berharap semakin banyak anggota yang tumbuh dalam kapasitas, kokoh dalam nilai, produktif dalam berkarya, serta mampu menghadirkan tulisan yang menjadi bagian dari perjuangan membangun peradaban.
Terus bertumbuh. Terus berkarya. Terus berdaya. Karena dari pena yang tercerahkan, lahir narasi yang mampu mencerahkan peradaban.
