SOLO-Forum Lingkar Pena (FLP) Solo menyelenggarakan agenda bedah buku fiksi karya salah satu anggotanya. Sholikah Ikah. Acara yang dikemas secara santai namun penuh gairah ini berlangsung di area terbuka Taman Lingkar Lokananta, Solo, pada Sabtu sore (30/5) mulai pukul 15.30 WIB hingga menjelang petang.
Dalam pemaparannya, Sholikah Ikah membagikan kisah perjalanan kreatifnya secara mendalam, mengupas tuntas proses panjang di balik layar mulai dari pencarian ide awal, fase penulisan, hingga akhirnya buku “Gema Impian” resmi diterbitkan.
Ia menekankan pentingnya kedisiplinan dan manajemen waktu yang ketat bagi siapa saja yang ingin serius menekuni dunia kepenulisan.
“Seorang penulis, baik yang sudah berpengalaman maupun yang baru memulai, wajib memiliki target deadline pribadi. Khusus untuk para penulis pemula, saya sangat menyarankan untuk selalu membuat outline atau kerangka karangan sebelum mulai menulis. Hal ini krusial agar alur cerita dan gagasan kita tetap fokus, terstruktur, dan tertata dengan rapi,” ujar Sholikah Ikah di hadapan para peserta.
Agenda rutin yang dihadiri oleh anggota FLP Solo serta masyarakat umum ini berlangsung dalam atmosfer yang sangat hangat, interaktif, dan menyenangkan. Antusiasme peserta terlihat jelas pada sesi tanya jawab yang dinamis, di mana para peserta secara aktif menggali tips seputar teknik kepenulisan dan cara mengatasi hambatan menulis (writer’s block).

Selain bahas karya, keseruan acara semakin memuncak dengan adanya writing challenge (tantangan menulis spontan) di tempat, serta pembagian berbagai doorprize menarik bagi para peserta yang beruntung.
Ketua Forum Lingkar Pena (FLP) Solo, Kak Rini, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya acara ini.
“Kami berharap pertemuan seperti ini tidak sekadar menjadi ajang kumpul biasa, dengan membahas karya anggota mampu menyuntikkan energi baru dan menambah semangat di dalam diri kita semua untuk terus saling mendukung dan konsisten berkarya menghasilkan tulisan yang bermanfaat bagi masyarakat,”ungkapnya.
“Selain bahas karya anggota, kegiatan ini sekaligus sebagai ajang silaturahmi antar anggota dan non anggota,” imbuhnya.
Ketika semburat senja mulai menghiasi langit Taman Lingkar Lokananta, kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi momen kebersamaan yang penuh inspirasi. [ZMA]
