Sabtu, Februari 28Literasi Berkeadaban - Berbakti, Berkarya, Berarti

DIKSI Edisi Januari 2026

Majalah Diksi Edisi Januari 2026

Edisi perdana majalah DIKSI tampil dalam tulisan-tulisan yang bergerak di wilayah yang sama: kemanusiaan yang diuji. Dari feature tentang ketekunan menjaga api literasi di tengah zaman algoritma, cerpen yang menyorot pilihan sempit perempuan, hingga puisi dan esai yang merekam duka, iman, serta daya hidup—semuanya berangkat dari kegelisahan yang nyata. Majalah DIKSI memilih untuk tidak menjauh dari realitas, sebab justru di sanalah sastra menemukan urgensinya.

Kami menyadari, dunia hari ini dibanjiri kata-kata yang cepat dan seragam. Teknologi membantu, tetapi juga menggoda
untuk menyingkirkan keunikan suara manusia. Melalui edisi ini, kami ingin menegaskan bahwa menulis tetaplah kerja
batin: merawat empati, menjaga etika, dan menimbang dampak setiap kalimat yang dilepas ke ruang publik.

Majalah ini juga percaya bahwa sastra bukan menara gading. Ia hidup di pasar, di rumah reyot, di ruang pengungsian, di layar gawai, dan di percakapan sunyi tentang iman serta pilihan hidup. Kritik, reportase, dan advokasi kami hadir bukan untuk menghakimi, melainkan untuk mengajak pembaca berpikir lebih jernih dan berempati lebih dalam.

Akhirnya, DIKSI kami hadirkan sebagai ruang temu: antara estetika dan etika, antara kata dan tindakan. Semoga edisi
perdana ini tidak hanya dibaca, tetapi juga mengendap—menjadi pengingat bahwa menjaga bahasa berarti menjaga kemanusiaan.

Selamat membaca,

Redaksi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

Share This