Tanjung Pinang – Mengakhiri tahun 2025, pengurus FLP wilayah Kepri menggelar perhelatan besar dan bersejarah, Musyawarah Wilayah V, secara luring disertai serangkaian kegiatan menarik di ruang studio Dinas Perpustaakan dan Kearsipan Provinsi Kepulauan Riau, Tanjung Pinang, Rabu (31/12/2025).
Pembukaan Musyawarah Wilayah V FLP Kepri dilaksanakan dengan serangkaian kegiatan gelar wicara oleh narasumber-narasumber hebat, yaitu Dr. Bambang Kariyawan YS, M.Pd. selaku penulis, sastrawan, dan perwakilan BPP FLP, dan Harken, S.Pd.Ek. selaku Ketua Wilayah Forum Taman Bacaan Masyarakat Kepulauan Riau.
Muswil V FLP Kepri dibuka oleh pewara Uchie Azzukhruf, kemudian pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ronni Harjito dari pengurus FLP Kepri, disusul sambutan Ketua FLP Kepulauan Riau, Rita Fatimah, M.IRKH..

Didampingi oleh jajaran pengurus dan perwakilan komunitas, Bambang Kariyawan YS membuka muswil dengan ketukan palu sidang setelah sebelumnya turut memberikan kata sambutan sebagai perwakilan dari BPP FLP.
Kegiatan dilanjutkan dengan Gelar Wicara yang dihadiri dan diikuti oleh para perwakilan komunitas literasi, juga lembaga yang peduli terhadap anak, perempuan, dan keluarga seperti Persaudaraan Muslimah.
Peserta begitu antusias mengikuti muswil. “Saya tidak rugi mengikuti kegiatan ini, sangat menarik,” komentar salah satu peserta gelar wicara.
Sesi kedua Muswil FLP V Kepri merupakan pelaksanaan sidang-sidang pleno yang terdiri dari pemilihan pimpinan sidang tetap, laporan pertanggungjawaban oleh pengurus wilayah, penjaringan bakal calon ketua, pemilihan ketua FLP periode 2026-2028, serta rekomendasi-rekomendasi untuk langkah strategis FLP Kepri ke depan.
Pada sidang pleno kedua, seluruh delegasi dari cabang menerima laporan pertanggungjawaban yang dipaparkan oleh pengurus wilayah Kepri.
Pada penjaringan ketua, terpilih tiga calon, yaitu Rita Fatimah, Wahyu Priyanti, dan Relly Nasia. Melalui musyawarah mufakat, kemudian terpilih Relly Nasia, M.Ak. sebagai Ketua FLP Wilayah Kepulauan Riau periode 2026 – 2028.
Pelaksanaan sidang Muswil berlangsung dengan hangat dan penuh kekeluargaan. Bahkan, beberapa kali tangisan mewarnai proses penyampaian curah gagasan dan refleksi perjalanan yang menggambarkan rasa cinta dan kekeluargaan di Forum Lingkar Pena.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan penghargaan kepada para pegiat literasi FLP Kepri untuk masing-masing cabang, baik Batam, Bintan, Tanjung Pinang, Anambas, dan Karimun.
Diharapkan Forum Lingkar Pena mampu menjadi komunitas literasi yang berdaya dalam mengukuhkan perannya menjadi komunitas yang berbakti, berkarya, dan berarti.
