Kabar

SUNDANCE FILM FESTIVAL ASIA 2021: KOMPETISI UNTUK FILMMAKER INDONESIA

Sundance Film Festival: Asia

FLP.or.id,- Industri perfilman merupakan salah satu sektor yang terkena dampak pandemi cukup parah. Jika sebelumnya dalam setiap sebulan muncul puluhan film tayang di bioskop, tahun pandemi ini angkanya menurun drastis.

Belum adanya film baru membuat film-film pendek berjaya. Melalui platform gratis seperti youtube maupun berbayar, film yang berdurasi tidak lebih dari 60 menit ini banyak diminati Sebut saja film pendek berjudul “Lemantun”. Film berdurasi 21 menit ini, bercerita tentang seorang ibu yang membagikan warisan berupa lemari untuk anak-anaknya. Ada juga “Tilik”.

Film yang melambungkan tokoh Bu Tejo ini digarap oleh Wahyu Agung Prasetyo. Tema yang diangkat juga sederhana, tentang ibu-ibu yang naik truk untuk menjenguk Bu Lurah. Tak ketinggalan film pendek berjudul “Singsot” yang meraih  penghargaan sebagai film horror terbaik di Fiagra Horor Film Festival 2016.

Maraknya film-film pendek menginsiprasi XRM Media dan IDN Media mengadakan acara bertajuk Sundance Film Festival: Asia. Salah satu agendanya adalah Short Film Competition sebagai salah satu rangkaian acara di festival ini. Hal ini tentu akan mempercepat kebangkitan perfilman Indonesia.

Disponsori oleh Argo, sebuah platform streaming dan kurator global film pendek, kompetisi ini dibuka untuk sineas-sineas muda  Indonesia.  Tujuan dari kompetisi film pendek ini adalah untuk menemukan, membina, dan memberikan panggung bagi talenta-talenta baru di industri film dan memperkenalkan mereka ke kancah global.

Winston Utomo, CEO IDN Media, menyatakan, “Film pendek akan selalu menjadi salah satu bagian penting dari dunia film dan storytelling. Karya-karya film pendek memiliki tempat tersendiri di hati banyak penggemar film, terutama di Sundance Film Festival: Asia. Dalam Short Film Competition ini, kami sangat menantikan kreativitas para sineas Indonesia melalui karya-karyanya. Kami sangat berharap Sundance Film Festival: Asia dapat menjadi wadah bagi berkembangnya industri film di Indonesia.” Kompetisi yang disponsori oleh Argo ini menghadirkan orang-orang yang berkompeten sebagai dewan juri.

Pemenang Jury Award berhak menerima hadiah uang tunai sebesar USD 2,000 . Kompetisi yang disponsori oleh Argo ini menghadirkan orang-orang yang berkompeten sebagai dewan juri. Mereka terdiri dari perwakilan dari Sundance Institute, IDN Pictures, Argo, dan seorang sutradara film alumni Sundance Film Festival. Nama-nama yang tergabung sebagai dewan juri antara lain:

  • Kim Yutani, Director of Programming, Sundance Film Festival
  • Heidi Zwicker, Senior Programmer, Sundance Film Festival
  • Mike Plante, Senior Short Film Programmer, Sundance Film Festival
  • Susanti Dewi, Head of IDN Pictures
  • Joko Anwar, Filmmaker, alumni Sundance Film Festival
  • Amanda Salazar, Head of Programming and Acquisitions, Argo

“Di Sundance Film Festival, kami berkomitmen untuk terus mencari talenta dan karya baru, serta memberi panggung bagi mereka seperti melalui Short Film Competition sebagai bagian dari Sundance Film Festival: Asia 2021. Kami sangat antusias untuk menemukan karya baru dan memperkenalkannya pada audiens yang tentu juga tak kalah antusias” ucap Mike Plante, Programmer Senior, Short Film, Sundance Film Festival.

Sementara Michael Chow, Founder of XRM Media berpendapat “XRM Media merasa terhormat bisa membawa Sundance Film Festival: Asia ke Jakarta, Indonesia, sekaligus mengadakan Short Film Competition bersama dengan Argo. XRM yakin bahw keberadaan film pendek akan menjadi bagian yang berkelanjutan di dunia perfilman. Oleh karenanya, XRM berkomitmen untuk mendukung komunitas film lokal di Asia dan memperkenalkan mereka pada akses menuju audiens global.”

Film pemenang  kompetisi ini akan diputar di Sundance Film Festival: Asia 2021 pada bulan September mendatang. Selain itu, karya pemenang juga akan berkesempatan dinominasikan untuk ditayangkan di Sundance Film Festival 2022 serta mendapatkan penawaran distribusi secara global melalui platform Argo.

Pendaftaran Short Film Competition ini akan dibuka hingga 9 Juli 2021 untuk Warga Negara Indonesia berusia 18 tahun ke atas, baik yang tinggal di dalam maupun luar negeri. Tidak ada batasan genre atau tema film yang bisa diikutsertakan, dengan ketentuan proses pengerjaan film harus selesai pada atau setelah 1 Januari 2019 dan durasi film antara 3 hingga 20 menit.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Sundance Film Festival: Asia 2021 Short Film Competition, kunjungi halaman Film Freeway  https://filmfreeway.com/SundanceAsia.

Related posts

Penuh! Kelas Daring FLP Jateng Dibanjiri Peminat

admin

Pidato Perdana Afifah Afra (Ketua Umum FLP ke-5, periode 2017 – 2021) Bandung, 4 November 2017

admin

Ketua Umum Forum Lingkar Pena Serukan Pentingnya Literasi Kebencanaan

admin

Leave a Comment