Berita Kabar

Penulis FLP Ini Kembali Menangkan Lomba Cerita Anak; Tanamkan Nilai Seperti Apa?

JAKARTA, FLP.or.id — Kabar gembira datang dari Lomba Penyusunan Buku Cerita Anak dalam Format E-book (buku-el). Lomba yang diselenggarakan Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PPAUD) itu, telah mengumumkan para pemenangnya. Total ada 3 pemenang utama dan 15 juara harapan.

Ali Muakhir, penulis senior FLP yang akrab disapa Kang Alee, berhasil menjadi salah satu juara dalam ajang nasional tersebut. Ia menjadi pemenang melalui buku-el cerita anak berjudul Sisa Kue Eqy.

“Itu cerita Eqy yang selalu menyimpan remahan kue. Ternyata kue itu dia kasih ke ikan yang ada di kolam ikan, milik seseorang yang rumahnya tidak ditempati. Jadi ikannya terbengkalai,” kata Ali menjelaskan kepada Redaksi FLP.or.id pada Jumat (16/9/2016).

Seperti diumumkan laman Kemdikbud, pihak penyelenggara menyatakan, bahwa lomba tersebut ditujukan untuk menanamkan nilai budi pekerti bagi anak-anak. Format yang digunakan ialah buku-el dengan jumlah minimal 10 halaman.

“Nilai yang ingin saya sampaikan adalah tentang sedekah. Bahwa sedekah itu bisa apa pun, dan kepada siapa pun, asal sesuai kebutuhan,” tutur Ali.

Selain nilai sedekah, penulis kelahiran Tegal dengan banyak penghargaan itu membenarkan, bahwa cernaknya tersebut juga bermuatan semangat pelestarian lingkungan, menggambarkan interaksi kebaikan anak manusia dengan sekitar.

Related posts

Jajaran BPP FLP Bertandang ke Lembaga Zakat IZI

admin

Workshop Fotografi Kemenag RI, “Foto-foto Perlu Diarsipkan Sebagai Bukti Sejarah”

admin

Ngebolang Lalu Berkarya Bersama FLP Solo Raya

admin

1 comment

Bagaimana Cerita Anak Ditulis? Sekelumit Proses Kreatif di Balik Karya Ali Muakhir - FLP | Forum Lingkar PenaFLP | Forum Lingkar Pena 22 Sep 2016 at 2:29 pm

[…] menjelaskan, misalnya dalam kisah Sisa Kue Eqy, contoh di dalam cerita itu pada dasarnya sama, yakni mengajarkan anak agar mau […]

Reply

Leave a Comment