KARANGANYAR-Berbagai cerita telah tertuliskan dengan latar yang berbeda dalam buku ‘Pesan-Pesan dari Langit’ karya Agus Yulianto. FLP Cabang Karanganyar membedah buku tersebut dalam acara “Festival Panggung Literasi FLP Karanganyar” yang bertempat di Ruang Audio Visual Dinas Arsip dan Perpustakaan (DISARPUS) Karanganyar, Sabtu (18/7) pagi.
Berbagai peserta dari penjuru Kabupaten Karanganyar hadir memenuhi kapasitas ruangan tersebut dan antusias menyimak acara yang ada. Hadir sebagai pembicara yaitu Shafrya Nur Febriyanty yang merupakan anggota FLP Cabang Karanganyar dan Yuni Astuti.
Buku ini berangkat dari keresahan dan kebangkit dari luka lama yang dialami penulis dalam menjalankan kehidupan yang pernah mengalami kecelakaan. Trauma, beban mental, dan kehilangan arah jauh lebih mencekam dari yang diduga. Namun karena ketekunan menulis, menjadi bangkit kembali. Salah satu karya adalah buku Pesan-Pesan dari Langit, yang diterbitkan oleh Penerbit Diomedia di tahun 2026 dengan pembelian sudah kurang lebih 100 eksemplar.
Berisi 30 bab yang bercerita tentang arti bersyukur, rezeki yang tidak salah tujuannya, arah hidup seorang profesor dengan tukang nelayan dari percakapan yang terjadi, hingga seoang tukang kayu yang berubah pekerjaan dari tempat lama yang kelak menjadi penyesalan karena di detik-detik momentum keluar tukang kayu dari pekerjaan terlamanya di real estate, tidak dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Bisa dibilang penyesalan terbesar pilihan hidup dalam dunia pekerjaan.

Menurut Shafrya Nur Febriyanty, dalam bagian buku ini memiliki pesan bahwa keikhlasan pasti ditemukan dalam setiap hal hidup, termasuk dalam percintaan yang ada dalam buku tersebut.
“Bahasa yang tersampaikan sangat menyeluruh berbagai generasi, baik muda ataupun tua. Termasuk berbagai kumpulan cerita dalam buku tersebut, bahkan diawali dari kisah duka dalam romansa,”ujarnya, Sabtu (18/7/2026).
Sementara itu, Yuni Astuti memberikan pandangan berbeda sebagai pembaca yang berasal dari generasi millenial. Ia mengugkapkan bahwa buku ini memberikan suguhan cerita berbagai bab yang bisa diterima dari berbagai usia, dan bisa dikembangkan menjadi buku seri 2 karena mengingat ini adalah kumpulan cerita yang setiap bab berbeda latar belakang, penokohan, hingga setting.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan semarak Festival Panggung Literasi FLP Karanganyar yang berlangsung di tanggal 18 dan 25 Juli 2025 yang berisi bedah buku-buku para penulis FLP Karanganyar dalam bentuk solo atau antologi. [Imam]
