Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Karanganyar menggelar program pelatihan tahunan bertajuk “Training Kepenulisan Dasar (TKD)” yang ke-8, Jumat (9/1) sore, yang bertempat di Ruang Audio Visual Dinas Arsip dan Perpustakaan (DISARPUS) Kabupaten Karanganyar.
Kegiatan ini merupakan salah satu indikator untuk diterima menjadi anggota FLP Cabang Karanganyar, selain pembinaan dan program menulis antologi yang diadakan pengurus.

Kegiatan TKD ke-8 diisi dengan pemberian materi oleh dua penulis cerita anak dari FLP Karanganyar dan FLP Jawa Tengah yang juga sama-sama berasal dari Kabupaten Karanganyar, yaitu Farida Yuliati, M.Pd. dan Umi Satiti, S.Pd., Gr.
Narasumber 1 menyampaikan tentang detail menulis cerita anak berupa karya yang berjenjang, yaitu B1, B2, dan B3 dengan teknik penulisan yang berbeda, pemberian komposisi gambar sesuai usia, ada tidaknya dialog, hingga ada tidaknya paragraf. Perlu adanya struktur penulisan juga untuk kategori pembaca anak.

Narasumber 2 yaitu Umi Satiti, S.Pd., Gr. memberikan wawasan luas tentang gaya kepenulisan hingga genre tulisan sesuai minat, bakat, dan kebutuhan masing-masing penulis. Harus disadari sedari awal bahwa menemukan suara diri dan memilih wadah yang tepat untuk suara tersebut sangatlah penting, baik penerbit maupun komunitas yang bisa membimbing dan menemani proses penulisan.
Selain itu, gaya kepenulisan harus mampu meneruskan rasa kepada khalayak umum dan sudut pandang penulis kepada pembaca-pembacanya tersebut. Menentukan genre yang tepat juga merupakan hal yang perlu diperhatikan karena banyak detail yang perlu ditanyakan kepada diri sendiri, apakah memilih fiksi atau nonfiksi.


Pada kesempatan lain, Ketua Panitia Training Kepenulisan Dasar 8, Oktavia Istikomah, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai formalitas, namun juga memberi kesan awal bahwa dunia literasi bisa bermanfaat secara maksimal dengan memberikan jalan rinci cara menulis sesuai minat calon penulis dan memberikan fasilitas berkarya kepenulisan melalui FLP Karanganyar. (Imam-red)

