Jumat, Maret 20Literasi Berkeadaban - Berbakti, Berkarya, Berarti

Tag: Stop Plagiat

Plagiarisme dan Self-Plagiarism: Menjaga Amanah Kata

Plagiarisme dan Self-Plagiarism: Menjaga Amanah Kata

Advokasi, Pojok
Menulis bukan sekadar merangkai kata. Di balik setiap tulisan, ada amanah intelektual yang harus dijaga. Seorang penulis tidak hanya bertanggung jawab pada keindahan bahasa, tetapi juga pada kejujuran gagasan yang ia sampaikan. Karena itulah isu plagiarisme dan self-plagiarism menjadi penting untuk terus diingatkan, terutama di lingkungan organisasi kepenulisan. Plagiarisme adalah tindakan mengambil ide, kalimat, atau karya orang lain tanpa memberikan pengakuan yang semestinya. Ia bisa terjadi secara terang-terangan, seperti menyalin tulisan orang lain, tetapi juga bisa muncul secara halus, misalnya dengan mengubah beberapa kata dari tulisan orang lain tanpa menyebutkan sumbernya. Dalam dunia kepenulisan, tindakan seperti ini bukan sekadar kesalahan teknis, tetapi menyentuh persoalan in...
Memahami Proses Kreativitas, Epigonisme dan Plagiasi

Memahami Proses Kreativitas, Epigonisme dan Plagiasi

Pojok
PENDAHULUAN Plagiarisme yang berasal dari kata plagiat, menurut kamus KBBI pengambilan karangan (pendapat dan sebagainya) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan (pendapat dan sebagainya) sendiri, misalnya menerbitkan karya tulis orang lain atas nama dirinya sendiri; jiplakan. Sementara itu, epigonisme berasal dari kata dasar epigon, yang artinya orang yang tidak memiliki gagasan baru dan hanya mengikuti jejak pemikir atau seniman yang mendahuluinya; peniru seniman atau pemikir besar: (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Proses Kreativitas, Epigonisme dan Plagiasi  sepertinya akan menjadi bahasan yang tidak akan pernah berhenti ketika ada sebagian pegiat literasi yang terjebak dalam bayang-bayang popularitas, ingin mendapatkan pengakuan dari publik, malas mencari bahan, terburu deadli...

Pin It on Pinterest