Sedekahku dengan Tulisan
Bagaimana jika sedekah tidak selalu harus berasal dari isi dompet?
Pertanyaan sederhana itu menjadi semakin bermakna bagi saya sejak pandemi Covid-19.
Awalnya adalah kerisauan melihat kondisi yang dirasakan di saat terjadi pandemi covid-19, yang menjadi titik perubahan dari karyaku yang hanya ada di website dan tersimpan di laptop agar menjadi buku yang dapat kupegang. Ada rasa haru yang bercampur dengan bahagia, ternyata saat bisa mewujudkannya karena semua kegiatanku harus banyak yang diistirahatkan dan atau dijalani dengan online. Jadi banyak waktu yang dapat kugunakan untuk merapikan tulisan lalu dibukukan.
Saat banyak hal berubah dan kehidupan terasa tidak mudah, saya mulai melihat kembali apa yang bisa saya lakukan dengan sesuatu yang saya miliki: tulisan dan buku.
Dari s...

