Kamis, Oktober 22Literasi Berkeadaban - Berbakti, Berkarya, Berarti

Hari Santri, FLP Karanganyar Ajak Ratusan Santri Dakwah Melalui Pena

KARANGANYAR-Menulis adalah salah satu langkah setelah membaca, yang menunjukkan rasa keinginan untuk diabadikan dalam warisan peradaban. Itulah bagian kecil dari kesimpulan yang disampaikan Muchammad Imam Buchori dan Suyanto dalam Edukasi Literasi dari Forum Lingkar Pena (FLP) Karanganyar kepada ratusan santri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Karanganyar melaksanakan rangkaian kemah Hari Santri 2026 di Masjid Agung Madaniyah, Selasa (20/10) sore.

Hadir dalam acara tersebut sebagai pemateri Tabah Sulistyono, S. Ud., M.P.I., M..Pd., Gr (Ketua FLP Karanganyar), Muchammad Imam Buchori, S. Kom (Sekretaris), Dra. Farida Yuliati, M.Pd (Bidang Protokoler) dan Suyanto, S.Pd.I., Gr (Bidang Karya) mengisi bergantian dan saling mengisi yang dihadiri oleh para santri dari seluruh penjuru Bumi Intanpari.

“Bahwa pembinaan ini mencakup berbagai jadwal padat dan beragam yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) selama 3 hari, salah satunya menanamkan jiwa dakwah melalui pena dan karya,”ujar Tabah Sulistyono.

FLP Karanganyar memberikan wawasan tentang literasi yang mencakup perbedaan antara fiksi dan non fiksi, pentingnya berbahasa di kancah global, belajar berkarya melalui tulisan sejak sekarang, hingga manfaat yang ada dalam lingkar dunia yang identik dengan buku ini.

Lanjut Tabah, Muslim yang cerdas adalah yang mengetahui peta hidup dan alasan untuk hidup, termasuk salah satu caranya adalah menulis seperti yang dituliskan dalam Al Quran surat Al Isra ayat 1 yang intinya berdakwah dengan pena.

“Dari karya bisa menjadi tinta emas yang dikenal di dunia, terlebih pada zaman sekarang yang sangat mudah mengakses informasi,”tambahnya.

Menurut salah satu keluarga pengurus pondok pesantren, Reka Rahmatika, menjelaskan bahwa kegiatan hari santri ini menjadi pemicu semangat dan menjaga dari keterasingan terhadap dunia literasi seperti yang dipaparkan oleh FLP Karanganyar.

Pada tahun 2026 ini, di luar forum kegiatan tersebut sangat sedikit yang berminat menulis, atau sekadar membaca. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

Share This