Kamis, Februari 19Literasi Berkeadaban - Berbakti, Berkarya, Berarti

Gema Puisi untuk Palestina: FLP Jepang Gelar Rekrutmen Anggota dan Panggung Sastra Bersama Helvy Tiana Rosa

​TOKYO, JEPANG – Forum Lingkar Pena (FLP) Jepang sukses menyelenggarakan kegiatan “Rekrutmen Anggota & Panggung Puisi” secara daring melalui platform Zoom pada Senin malam (16/02/2026).

Acara bertajuk “Diksi Cinta untuk Palestina” ini dipandu oleh Zahra Rabbiradlia yang bertindak sebagai moderator sepanjang jalannya acara.

Kegiatan yang dihadiri oleh 23 peserta dari berbagai latar belakang ini dibuka dengan khidmat melalui pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Surah Al-Maidah ayat 21, tentang kesucian Baitul Maqdis.

Pilihan ayat ini menjadi fondasi spiritual bagi seluruh rangkaian acara yang didedikasikan untuk perjuangan rakyat Palestina.

FLP Jepang Gelar Rekrutmen Anggota Bersama Panggung Sastra Helvy Tiana Rosa

​Dalam sambutannya, Ketua FLP Jepang, Mursyida Nurfadhilla, menyampaikan bahwa acara ini merupakan bagian penting dari rangkaian rekrutmen anggota baru sekaligus tindak lanjut dari lokakarya kepenulisan puisi.

​”Kegiatan malam ini adalah Panggung Puisi, sebuah ruang apresiasi bagi para calon anggota dan anggota FLP. Saat ini, kami juga sedang dalam proses menyusun buku antologi puisi untuk Gaza sebagai bentuk kontribusi nyata dunia literasi terhadap isu kemanusiaan,” ujar Mursyida.

​Menutup sambutannya, Mursyida membacakan sebuah puisi karyanya yang mengangkat kisah memilukan Hind Rajab sebagai pesan pengingat bagi dunia akan urgensi keadilan di Palestina.

Gema Puisi untuk Palestina FLP Jepang Bersama Helvy Tiana Rosa​Hadir sebagai pemateri utama, sastrawan nasional sekaligus pendiri FLP, Bunda Helvy Tiana Rosa.

Dalam sesi materinya, beliau menekankan pentingnya pemilihan diksi dalam membangun kekuatan sebuah puisi.

Beliau berbagi wawasan tentang bagaimana sebuah karya sastra bisa menjadi sangat bermakna dan memiliki “ruh” ketika disampaikan dengan ketulusan dan teknik yang tepat.

“Jangan mengekaploitasi penderitaan. Jangan sampai ini (penulisan puisi Palestina), menjadi pornografi kesedihan,” tegas Helvy.

​Puncak acara ditandai dengan panggung pembacaan puisi bersama.

Di bawah panduan Zahra, setiap peserta secara bergantian membacakan puisi-puisi karya Bunda Helvy Tiana Rosa. Karya-karya yang dibacakan malam itu nantinya juga akan menjadi bagian dari buku antologi puisi untuk Gaza yang sedang digarap bersama FLP Jepang.

​Acara yang berlangsung selama 90 menit (19.30 – 21.00 JST) ini bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan sebuah pernyataan sikap bahwa dari Tokyo dan seluruh penjuru Jepang, pena para penulis Indonesia tetap tajam bergerak untuk membela Palestina.

​Tentang FLP Jepang:
Forum Lingkar Pena (FLP) Jepang adalah cabang organisasi kepenulisan internasional yang berfokus pada pengembangan bakat menulis dan syiar nilai-nilai kebaikan melalui literasi bagi masyarakat Indonesia yang berdomisili di Jepang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

Share This