Selasa, Januari 13Literasi Berkeadaban - Berbakti, Berkarya, Berarti

BPP FLP Perkuat Sinergi Lewat Program “Divisi Rumah Cahaya Menyapa”

Badan Pengurus Pusat Forum Lingkar Pena (BPP FLP) melalui Divisi Rumah Cahaya menyelenggarakan kegiatan Divisi Rumah Cahaya Menyapa pada Ahad (11/1/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini menjadi wadah silaturahmi, komunikasi, dan penyelarasan visi antara pengurus pusat dengan para pengelola Rumah Cahaya di wilayah, cabang, dan ranting se-Indonesia hingga FLP di mancanegara.

BPP FLP Perkuat Sinergi Rumah Cahaya

 

Ketua Umum Forum Lingkar Pena, Nafi’ah Al Ma’rab, dalam sambutannya menegaskan bahwa Rumah Cahaya memiliki peran strategis dalam keberlangsungan dan penguatan gerakan literasi FLP. Ia menyampaikan tiga fungsi utama Rumah Cahaya dalam tubuh organisasi.

“Rumah Cahaya berfungsi sebagai kaderisasi eksternal, yakni menjadi media pengantar masyarakat di luar FLP untuk mengenal dan bergabung dengan FLP,” ujar Nafi’ah.

Selain itu, Rumah Cahaya juga berpotensi dikembangkan sebagai sarana fundraising guna mendukung kemandirian keuangan organisasi. “Rumah Cahaya juga menjadi wajah branding literasi FLP di tengah masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan Divisi Rumah Cahaya Menyapa BPP FLP

Koordinator Divisi Rumah Cahaya BPP FLP, Uda Agus, dalam pemaparannya menyampaikan arah dan program kerja Divisi Rumah Cahaya untuk periode 2025–2029. Salah satu program yang direncanakan adalah menghadirkan kategori Rumah Cahaya Terpuji sebagai bagian dari FLP Awards, yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali.

“Keaktifan dalam berkegiatan menjadi poin utama penilaian Rumah Cahaya Terpuji atau Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang dikelola di wilayah dan cabang,” jelas Uda Agus. Ia juga mengimbau para pengelola untuk mendokumentasikan dan menandai setiap kegiatan melalui media sosial Divisi Rumah Cahaya FLP sebagai bagian dari upaya pemantauan dan penguatan jejaring literasi.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dipandu oleh Sukma, staf Divisi Rumah Cahaya. Dalam sesi ini, para pengelola Rumah Cahaya menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan, di antaranya keterbatasan koleksi buku, pendanaan kegiatan, serta pelaksanaan program literasi yang berkelanjutan.

Diskusi semakin kaya dengan kehadiran Billy Antoro, Koordinator Divisi Rumah Cahaya periode 2021–2025, yang turut berbagi pengalaman serta memberikan masukan terkait strategi memperoleh bantuan buku, pendanaan, dan solusi atas berbagai persoalan yang kerap dihadapi pengelola Rumah Cahaya.

Melalui kegiatan Divisi Rumah Cahaya Menyapa, BPP FLP berharap terbangun sinergi yang semakin kuat, komunikasi yang berkelanjutan, serta kesatuan gerak dan langkah antara Divisi Rumah Cahaya BPP FLP dan para pengelola Rumah Cahaya di seluruh Indonesia dalam mengembangkan gerakan literasi masyarakat. (*)

Ditulis oleh:
Uda Agus
Kordiv. Rumah Cahaya BPP FLP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

Share This