Bandung – Sebanyak sembilan orang pengurus FLP Wilayah Jawa Barat periode 2025-2027 resmi dilantik pada Sabtu, 31 Januari 2026, oleh Ketua Umum Forum Lingkar Pena (FLP) Nafi’ah al-Ma’rab.
Berdasarkan SK Nomor 01.005/FLP/WIL-CAB/I/ 2026, dikukuhkan sebanyak 8 orang Dewan Penasihat dan 9 orang pengurus di tingkat Wilayah.
Ginanjar Eka Arli selaku Ketua FLP Wilayah Jawa Barat periode 2025-2027 menyebutkan pentingnya membangun sinergi program FLP dari tingkat pusat hingga cabang.
“Kita mengundang ketua umum dalam rangka membangun sinergi program-program di tingkat pusat, wilayah, dan cabang sehingga kerja kita tidak terkotak-kotak,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum FLP Nafi’ah al-Ma’rab dalam uraian materinya selama satu jam menjelaskan pentingnya membangun komunikasi organisasi yang sehat di level pengurus.
“Di era digital ini, media komunikasi yang sering kita gunakan seperti misalnya WhatsApp. Kita harus memahami algoritma media sosial ini bagaimana sehingga komunikasi kita bisa baik,” katanya.
Selain itu, Nafi’ah juga menjelaskan faktor keberhasilan seseorang dalam membangun komunikasi organisasi, juga bagaimana mereka memahami latar belakang budaya sesama pengurus dan memiliki skill berkomunikasi yang baik.
“Skill berkomunikasi itu harus dilatih. Tidak menjamin seorang penulis itu bahasa tulisnya juga bagus, bagaimana dia memahami latar belakang dan budaya orang yang ia ajak bicara. Ini sangat menentukan dalam komunikasi seseorang,” ujar lulusan Magister Ilmu Komunikasi tersebut.
Dalam kesempatan tersebut juga hadir Bang Aswi selaku senior FLP Wilayah Jawa Barat. Ia menekankan penting FLP membuat program-program inovatif.
“Ya, FLP bisa membangun kerjasama dengan komunitas lain, dengan pihak-pihak seperti hotel. Tawarkan kerjasama yang saling menguntungkan,” katanya.
Kegiatan yang berlangsung melalui Zoom Meeting tersebut ditutup dengan diskusi santai terkait pengembangan Forum Lingkar Pena Jawa Barat. (Naf)
