Jumat, Januari 21Literasi Berkeadaban

Tag: irfan hidayatullah

20 Tahun Forum Lingkar Pena

20 Tahun Forum Lingkar Pena

Berita, Pilihan Editor
Dalam rangka Munas Forum Lingkar Pena (FLP) ke-4 tahun 2017, Pengurus Pusat FLP mengadakan "Talkshow 20 tahun FLP" yang diadakan di Gedung Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Jawa Barat, Bandung (26/02). Sesi "Panggung ide dan orasi literasi" dibawakan oleh beberapa penulis seperti Sinta Yudisia ("Sikap FLP di Era Digital"), Gol A Gong ("Sinergi antara TBM dan Komunitas Literasi"), Boim Lebon ("Berkarya untuk Kaum Muda"), Maimon Herawati ("Jurnalistik di Era Digital"), Pipiet Senja ("Perempuan dan Literasi"), Robi Afrizan Saputra ("Pemuda dan Produktivitas Menulis"), Halfino Berry (Penerbit Sygma, "Penerbitan di Era Digital"), Benny Ramdhani (Editor in Chief Mizan, "Naskah-Naskah Paling Diincar Penerbit", Anita Hairunnisa (CEO Penerbit BITREAD, "Tren Baru Penerbitan Buku") serta perwakilan...
Islamic Popular Literature (Ispolit), Sebuah Negosiasi Budaya | M. Irfan Hidayatullah

Islamic Popular Literature (Ispolit), Sebuah Negosiasi Budaya | M. Irfan Hidayatullah

Senandika
BANDUNG, FLP.or.id -- MEMANG, pengategorian atau pengotakan sastra selalu memancing perdebatan, tetapi hal itu susah sekali dihindari. Ada beberapa hal yang membuat pengotakan itu beralasan. Pertama, sastra sebagai produk pengarangnya. Kedua, sastra sebagai model representasi. Ketiga, sastra sebagai produk industri. Terakhir, sastra sebagai sebuah alat negosiasi. Begitulah, empat faktor tersebut berjalinan menyatu pada identitas kekaryaan. Oleh karena itu, sebuah karya sastra akhirnya harus disadari bukan hanya sebagai sebuah wujud seni yang berbahan bahasa. Semua sisi pada kehadirannya adalah identitas, bahkan sampai pada tampilan cover dan kata-kata pendukungnya. Jadi, pengidentitasan sebuah karya sastra oleh pembaca atau kritikus adalah semacam upaya pemetaan dari sebuah langkah kreasi...
Inikah Buku Puisi Terbaru Irfan Hidayatullah? Kapan Terbitnya?

Inikah Buku Puisi Terbaru Irfan Hidayatullah? Kapan Terbitnya?

Berita
JAKARTA, FLP.or.id -- Anggota Dewan Pertimbangan (DP) Forum Lingkar Pena (FLP) M Irfan Hidayatullah tampaknya kembali akan menerbitkan buku kumpulan puisi terbaru. Terlihat dari entri di laman media sosial Facebooknya pada Selasa (16/08/2016) lalu, manuskrip naskah puisi tersebut sudah rapi terbundel. "Sembilan puluh sembilan puisi telah terpilih, siap diterbitkan," kata mantan Ketua Umum FLP periode 2005-2009 yang biasa disapa Kang Irfan itu di laman Facebook-nya, pada Kamis (18/08/2016) kemarin. Manuskrip naskahnya sendiri tampak diberi judul "Ada Titik Menari Samar Sekali." Belum dapat dipastikan apakah jumlah 99 di dalamnya terinspirasi dari asmaul husna. Sebelumnya, pada tahun 2015 lalu, Kang Irfan juga telah menerbitkan buku kumpulan puisi "Reriak Jiwa; Hanya 42 Sajak Sederhana." Buk...