Senin, Juli 15Literasi Berkeadaban - Berbakti, Berkarya, Berarti

Tag: film dsc

9.877 Penonton DSC Nobar Bersama FLP

9.877 Penonton DSC Nobar Bersama FLP

Berita
SOLO, FLP.or.id - Kegiatan nonton bareng (Nobar) film Duka Sedalam Cinta (DSC) yang digelar Forum Lingkar Pena (FLP) bekerja sama dengan lembaga lainnya di berbagai wilayah di Indonesia dihadiri 9.877 penonton. Hal itu berdasarkan data yang dihimpun Bidang Syiar, Divisi Jaringan Wilayah FLP. Ketua FLP Pusat, Afifah Afra, mengungkapkan FLP bertekad untuk selalu memberikan dukungan seoptimal mungkin kepada film-film baik, film yang mengajak khalayak untuk menjadi lebih baik. “Pada film DSC ini, kami menyerukan secara resmi nonton bareng DSC, dan alhamdulilah direspons positif oleh teman-teman di wilayah dan cabang,” jelasnya. Pada pelaksanaannya, kata Afifah, FLP menggandeng berbagai organisasi yang memiliki satu visi. Meski tak sampai membuat film ini meledak di pasaran, setidaknya teman-...
FLP Bali dan DSM Akan Menggelar Nobar Film DSC

FLP Bali dan DSM Akan Menggelar Nobar Film DSC

Agenda
BALI, FLP.or.id - Forum Lingkar Pena (FLP) Wilayah Bali bekerjasama dengan Dompet Sosial Madani (DSM) akan menggelar Nonton Bareng film Duka Sedalam Cinta (KMGP 2). Acara akan diadakan pada hari Ahad, 17 Desember 2017 di Denpasar Cineplex, Jalan M.H. Thamrin No 69, Pemecutan, Denpasar.
Duka (Ridha) Sedalam Cinta

Duka (Ridha) Sedalam Cinta

Karya, Opini
Di antara yang membekas dalam benak penonton film Duka Sedalam Cinta adalah salah satu OST-nya, berjudul Jalan yang Kupilih. Lagu ini diaransemen oleh Dwiki Dharmawan dari puisinya Helvy Tiana Rosa. Lalu disenandungkan langsung oleh Hamas Syahid selaku pemeran Mas Gagah. Bagi saya, "Jalan yang Kupilih" telah cukup menyimpulkan pesan yang hendak diantarkan oleh film Duka Sedalam Cinta. Yaitu tentang Cinta dan Keridhaan. Bahkan bukan tentang duka itu sendiri sebagaimana tertera pada judul filmnya. Benar bahwa hidup ini tentang cinta, dan karena cintalah kita harus memilih. Memilih untuk bermakna. Sebab bila sungguh cinta, maka mestinya dapat bermakna. Dan cinta sejati akan menghantarkan ridha. Benar. Semua dalam diri dan dunia ini akan pergi. Yang abadi hanya iman dan amal diri. Inilah ya...
Menonton Film Baik Sebelum Memusyawarahkan Kebaikan

Menonton Film Baik Sebelum Memusyawarahkan Kebaikan

Karya, Opini
Semacam catatan menyambut penyangan Duka Sedalam Cinta dan Munas FLP ke-4 Hujan renyai ketika mobil kami merangkak meninggalkan Serpong menuju Tebet bakda ashar. Meskipun tiba dua jam lebih lambat dari yang diperkirakan informan Google Maps yang gemar meralat prediksi waktu tempuh saban kemacetan memerangkap kami plus salah jalan yang sempat kami ambil, tapi tetap, Rabu, 18 September 2017, pukul 21.35 itu, kepenasaran atas kelanjutan film Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP) itu akhirnya siap saya tuntaskan di XXI Kota Kasablanka Mall. Kepenasaran itu sebenarnya lebih mewujud kelegaan, sebab saya yang sudah menungggu-nunggu jadwal penayangan Duka Sedalam Cinta (DSC), demikian sekuel KMGP ini dijuduli, belum juga mendapatkan informasi akurat terkait jadwal tayangnya di XXI, meskipun berbagai aku...

Pin It on Pinterest