WhatsApp Image 2017-02-21 at 11.44.41
Berita, Kabar, Pilihan Editor

Indonesia Tuan Rumah Konferensi Zakat Dunia 2017

0

1 menit baca |

Pada tahun 2017 ini Konferensi Zakat Dunia atau World Zakat Forum (WZF) menyelenggarakan konferensi yang akan berlangsung di Jakarta, 15-16 Maret 2017 dengan tema “Penguatan peran zakat sebagai instrument global pengentasan kemiskinan.”

Menurut Sekretaris Jenderal WZF Ahmad Juwaini, konferensi Maret nanti akan menghasilkan rumusan strategis dan langkah-langkah aksi dalam mengupayakan optimalisasi zakat dalam pengentasan kemiskinan.

“Ini memerlukan keterlibatan berbagai pihak yang peduli pada urusan zakat di dunia untuk memberikan sumbangsih pemikiran dalam menghasilkan rumusan yang bernas,” katanya.

Selain pembahasan masalah tersebut, konferensi juga membahas soal pemilihan Sekretaris Jenderal WZF yang baru selama tiga tahun ke depan.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Prof. Dr. Bambang Sudibyo mengatakan bahwa zakat di Indonesia telah dimanfaatkan sebagai salah satu instrument resmi negara dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Tahun 2017 ini penghimpunan zakat secara nasional dilakukan oleh organisasi pengelola zakat resmi yang ditargetkan mencapari Rp 6 Triliun atau meningkat 20% dari tahun 2016. Jumlah tersebut menurutnya dapat mengentaskan 1% penduduk miskin di tanah air atau sektiar 250 ribu jiwa.

Dalam Konferensi Pers Baznas yang dihadiri oleh Ketua Baznas Prof. Bambang Sudibyo, Sekjen WZF Ahmad Juwaini, Pimpinan Pusat Pungutan Zakat Malaysia Amran Nazari, serta Ketua Panitia Konferensi WZF 2017 Hambali, di Gedung Arthaloka Jakarta (20/02), Ahmad Juwaini mengatakan bahwa WZF lahir di Jogja pada tahun 2010 dan menyepakati Prof. Dr. Didin Hafidhudin sebagai Sekjen. Selanjutnya, pada tahun 2014 disepakati Ahmad Juwaini.

Dalam konferensi nanti ia berharap bahwa konferensi tersebut dapat memberikan pengaruh di tingkat dunia dan Indonesia.

Sementara itu, Prof. Bambang Sudibyo mengatakan bahwa konferensi nanti sangat penting dalam konteks pertukaran informasi, mengenal best practice dari berbagai negara dalam pengelolaan zakat, serta untuk mengambil inspirasi dari paparan pembicara dari berbagai negara.
Indonesia sebagai negara yang masih tinggi tingkat kemiskinan membutuhkan zakat untuk mengentaskan problema tersebut. Saat ini bahkan, menurut Bambang Sudibyo lagi, berbagai perusahaan lebih senang untuk membayar zakat yang hanya 2.5% ketimbang pajak yang 20%.

*Yanuardi SyukurPengurus FLP Pusat Penerima Beastudi Etos Dompet Dhuafa 2001-2003

Ihwal Sang Penulis / 

Yanuardi Syukur

Nuun. Jangan dipendam. Jangan sembunyikan. Berbagilah kabar. Berkirimlah karya. Layangkan ke editorcantik[at]gmail[dot]com, untuk disyiar di laman kita.


Sila berbagi tanggapan

Alamat email Anda takkan dipublikasikan. Ada tanda pada bagian yang wajib diisi *

Kabar Berita

Login

Latest Tweets

Agenda LITERASI

  • juara-lomba-esai-aku-dan-flp2

    Pengumuman Pemenang Lomba Esai Aku dan FLP 2016

    1 menit baca | Bismillahirrahmanirrahim Dengan mengucap puji syukur kehadirat Allah SWT alhamdulillah  telah terpilih pemenang lomba esai “Aku dan FLP 2016”. Berikut ini adalah nama-nama pemenang, berikut link tulisan mereka dan hadiah yang akan mereka dapatkan dalam Lomba ini.   JUARA 1 Sayekti Ardiyani (https://boemisayekti.wordpress.com/2016/09/27/dari-novel-flp-hingga-skripsi/) Mendapatkan uang tunai Rp 750.000,- + piagam + paket…

  • creative-writing-contest

    Daftar Peserta Lomba Menulis: Aku dan FLP

    2 menit baca | Bismillahirrahmanirrahim … Berikut ini adalah daftar peserta  Lomba Menulis: Aku dan FLP.  InsyaAllah panitia akan terus memperbaharui daftar peserta hingga selesai masa tenggat waktu pengumpulan naskah, yaitu tanggal 30 Oktober 2016, pukul 23.59 WIB. Jangan sampai ketinggalan ya.  Informasi lomba bisa dibaca Lomba Menulis “Aku dan FLP”.  Terima kasih. CATATAN:  Jika…

  • talkshow-menulis-flp-wilayah-lampung-2016

    Bagi Kamu Generasi Muda Lampung! Mari Sambut Seruan “Lampung Menulis, Terbitkan Karya Berseri!”

    1 menit baca | JAKARTA, FLP.or.id — Bandar Lampung adalah ibu kota provinsi Lampung. Ia dikenal sebagai Kota Tapis Berseri. Slogannya terpampang di atas gapura kota: Tertib, Aman, Patuh, Iman, Sejahtera, serta Bersih, Sehat, Rapih, dan Indah. Mengusung tema “Lampung Menulis, Terbitkan Karya Berseri!”, Forum Lingkar Pena (FLP) Wilayah Lampung akan menyelenggarakan Talk Show Menulis…