Karya, Opini

Duka (Ridha) Sedalam Cinta

2 menit baca |

Di antara yang membekas dalam benak penonton film Duka Sedalam Cinta adalah salah satu OST-nya, berjudul Jalan yang Kupilih. Lagu ini diaransemen oleh Dwiki Dharmawan dari puisinya Helvy Tiana Rosa. Lalu disenandungkan langsung oleh Hamas Syahid selaku pemeran Mas Gagah.

Bagi saya, “Jalan yang Kupilih” telah cukup menyimpulkan pesan yang hendak diantarkan oleh film Duka Sedalam Cinta. Yaitu tentang Cinta dan Keridhaan. Bahkan bukan tentang duka itu sendiri sebagaimana tertera pada judul filmnya.

Benar bahwa hidup ini tentang cinta, dan karena cintalah kita harus memilih. Memilih untuk bermakna. Sebab bila sungguh cinta, maka mestinya dapat bermakna. Dan cinta sejati akan menghantarkan ridha.

Benar. Semua dalam diri dan dunia ini akan pergi. Yang abadi hanya iman dan amal diri. Inilah yang sedari awal mestinya disadari oleh pecinta sejati.

Maka mereka yang memiliki cinta, akan terus ingin berubah semakin berarti. Hingga jadilah ia hamba sejati. Mereka berubah setiap ada kesempatan, tanpa menunggu tua. Inilah sikap bersegera menyambut seruan Allah, dan itu yang akan membuat kita ridha dengan segala kehendak-Nya dari diri kita.

Karena yang akhirnya membuat kita tidak nyaman (tidak ridha) dengan aturan Allah, hanya sebab kita tak segera memenuhinya. Menunda-nunda itulah yang akhirnya menjadi gundukan beban, hingga lebih banyak keluh yang tak kunjung memenuhi segala yang dititah.

Begitupun, memilih bermakna akan tercermin dari ridha kita pada segala ketetapan-Nya terhadap kita dan terhadap alam semesta. Kuncinya; temukanlah hikmahnya pada apapun yang ditetapkan terhadap kita, dan temukanlah hal yang bisa dimanfaatkan pada apapun yang ditetapkan terhadap alam semesta. Dengan demikian, kita akan selalu ridha. Dan inilah bukti cinta sesungguhnya.

Seperti Mas Gagah yang dibimbing oleh Kyai Gufron untuk belajar dari ketetapan Allah atas musibah terhadapnya. Seperti pula Yudi, yang berpikir untuk memberdayakan segala ketetapan Allah terhadap alam sekitarnya.

Bila seperti ini yang kita lakukan, maka akan mudahlah jalan dunia dan akhirat kita. Tentram penuh keridhaan. Inilah yang meskipun secara tampilan seakan ‘duka itu sedalam cinta’, namun sesungguhnya bagi seorang Muslim akan menjelma ‘ridha yang sedalam cinta’. Seakan duka, tapi bagi Muslim yang berhikmah, yang berpikir positif serta bersegera menyambut kesempatan memenuhi seruan-Nya hanya mengenal ridha. Duka itu menjadi tak berarti tergantikan ridha.

Sebab, begitulah cinta sejatinya menghadirkan ridha, bukan duka. Sebagaimana firman Allah dalam surat Al Baqarah ayat 165.

Terima kasih bunda Helvy Tiana Rosa dan mas Firmansyah sang sutradara yang telah menghadirkan film ini. Sekilas judulnya mungkin membuat baperan, tapi pesannya sungguh menghantarkan pada kebermaknaan.

Ridhalah
Berubahlah
Bersegeralah

Langkah yang mana? Pastikan kita menemukan jalan yang mesti dipilih! Tonton segera!

Irfan Azizi
(Staff Bidang Kaderisasi BPP FLP)
Fatih, 23 Oktober 2017

Ihwal Sang Penulis / 

admin

Admin adalah administrator laman FLP.OR.ID

Nuun. Jangan dipendam. Jangan sembunyikan. Berbagilah kabar. Berkirimlah karya. Layangkan ke editorcantik[at]gmail[dot]com, untuk disyiar di laman kita.




Untuk pemesanan
cukup klik Mizanstore
Atau telepon 089616676975

Sayap-Sayap Rahmah
Buku Ketiga dari Seri Sayap Sakinah
Karya Duet Afifah Afra dan Riawani Elyta
Harga 50,000
Order ke: 0819 04715 58


Novel "Meja Bundar"
Karya @hendraveejay & @elmanohara
Pesan via LINE: bitread_id
Pesan via Whatsapp:
0838-9079-0002, 0823-2006-3397


Klik Gambar untuk Memperbesar




Latest Tweets

Kabar Berita

Login

Agenda LITERASI

  • DCIM100GOPRO

    Munas ke-4 Forum Lingkar Pena, Menjaga Identitas Bangsa di Era Digital

    2 menit baca | BANDUNG, FLP.or.id – Seiring dengan perkembangan zaman, penulis sebagai bagian dari masyarakat yang melek literasi terus ditantang untuk berkembang sesuai dengan kemajuan zaman. Apalagi pada era digital seperti sekarang ini, tantangannya semakin besar. Terlebih lagi, hingga saat ini Bangsa Indonesia masih tergolong sebagai negara dengan minat baca yang masih rendah sehingga…

  • kisah-mister-flp-kaskus

    Kolaborasi FLP dan Kaskus Creator Akan Bahas Penulisan Kisah Misteri

    tak sampai 1 menit baca | Forum Lingkar Pena (FLP) mengadakan kolaborasi dengan salah satu kegiatan rutin KASKUS Creator, yaitu KOPDAR KASKUS Creator. Hadir sebagai pembicara dari FLP adalah penulis Koko Nata. Ajang kopi darat itu biasa diisi sharing perihal dunia tulis-menulis. Di sana, peserta kopdar dapat berdiskusi seputar tips dan teknik menulis. KOPDAR KASKUS…

  • workshop-kepenulisan-flp-munas-4

    Kamu Mau (Makin) Bisa Nulis Travel Writing, Cerita Humor, Puisi, dan Skenario? Workshop Kepenulisan Munas ke-4 FLP Ini Layak Kamu Ikuti

    1 menit baca | Apakah kamu pecinta jalan-jalan, penikmat komedi, peminat puisi, atau penyuka film yang ingin merasakan ‘nikmat’nya jadi produsen karya? Jika iya, maka agenda awal November 2017 ini niscaya sayang untuk dilewatkan. Terutama bagi kamu yang berdomisili di Bandung dan sekitarnya. Dalam rangka pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) IV Forum Lingkar Pena (FLP), panitia…


Peringkat Alexa