Berita

Catatan Silaturahmi Media Islam dengan MUI (5): Dr. Usman Yatim: Media Islam Perlu Mengikuti UU Pers

1 menit baca |

Direktur Uji Kompetensi PWI Pusat Dr. Usman Yatim membahas tentang media Islam dan produk jurnalistik dengan mengutip perkataan Harmoko, “Walau saya menteri tapi darah dan daging saya tetap wartawan.”

Menurut Yatim, saat ini posisi media Islam sangat lemah baik dari modal, bisnis, kualitas, dan status-mainstream. Citra kita juga buruk dengan label radikal, terror, hoax, ujaran kebencian, anti kebhinnekaan, intoleran, antipacasila, antiNKRI, dan seterusnya.

Hari Pers Nasional (HPN) tahun ini yang akan berlangsung di Ambon 9 Februari menarik untuk dicermati. “Apakah kita semua layak merayakan hari pers nasional?” tanya beliau. Saat ini media yang diakui adalah media mainstream.

Media yang menjadi korban pemblokiran adalah karena dianggap menyebarkan hoax.

Indikator yang membuat sebuah media diblokir adalah karena tidak berbadan hukum, tidak memiliki susunan redaksi yang jelas, tidak mengikuti kode etik jurnalistik, tidak mengikuti UU No. 40/1999 tentang Pers dan tidak dinaungi Dewan Pers, serta wartawan yang profesional.

Apa itu wartawan profesional?

Menurut Yatim, wartawan profesional adalah yang berstandar yang punya kompetensi SPK (Sikap, Pengetahuan, Keterampilan), pengakuan kompetensi UKW oleh lembaga seperti PWI, AJI, yang ditunjuk oleh Dewan Pers (kartu dan sertifikat). Syarat UKW adalah media tersebut harus berbadan hukum (terdaftar, terverifikasi/barcode oleh Dewan Pers). Ketentuan mengenal hal ini tercantum dalam Piagam Palembang yang berlangsung pada HPN 2010.

Yatim juga menjelaskan lemahnya media Islam saat ini karena ada di antara media Islam yang saling mengkafirkan satu dengan lainnya. Selain itu, media Islam juga lemah dalam verifikasi informasi, padahal verifikasi merupakan hal penting dalam berita. *

*Yanuardi SyukurPengurus FLP Pusat Divisi Karya periode 2013 – 2017. Penerima Beastudi Etos Dompet Dhuafa 2001-2003. Dosen Program Studi Antropologi Sosial Universitas Khairun, Ternate.

Ihwal Sang Penulis / 

Yanuardi Syukur

Nuun. Jangan dipendam. Jangan sembunyikan. Berbagilah kabar. Berkirimlah karya. Layangkan ke editorcantik[at]gmail[dot]com, untuk disyiar di laman kita.



Sayap-Sayap Rahmah
Buku Ketiga dari Seri Sayap Sakinah
Karya Duet Afifah Afra dan Riawani Elyta
Harga 50,000
Order ke: 0819 04715 58


Novel "Meja Bundar"
Karya @hendraveejay & @elmanohara
Pesan via LINE: bitread_id
Pesan via Whatsapp:
0838-9079-0002, 0823-2006-3397


Klik Gambar untuk Memperbesar




Latest Tweets

Kabar Berita

Login

Agenda LITERASI

  • DCIM100GOPRO

    Munas ke-4 Forum Lingkar Pena, Menjaga Identitas Bangsa di Era Digital

    2 menit baca | BANDUNG, FLP.or.id – Seiring dengan perkembangan zaman, penulis sebagai bagian dari masyarakat yang melek literasi terus ditantang untuk berkembang sesuai dengan kemajuan zaman. Apalagi pada era digital seperti sekarang ini, tantangannya semakin besar. Terlebih lagi, hingga saat ini Bangsa Indonesia masih tergolong sebagai negara dengan minat baca yang masih rendah sehingga…

  • kisah-mister-flp-kaskus

    Kolaborasi FLP dan Kaskus Creator Akan Bahas Penulisan Kisah Misteri

    tak sampai 1 menit baca | Forum Lingkar Pena (FLP) mengadakan kolaborasi dengan salah satu kegiatan rutin KASKUS Creator, yaitu KOPDAR KASKUS Creator. Hadir sebagai pembicara dari FLP adalah penulis Koko Nata. Ajang kopi darat itu biasa diisi sharing perihal dunia tulis-menulis. Di sana, peserta kopdar dapat berdiskusi seputar tips dan teknik menulis. KOPDAR KASKUS…

  • workshop-kepenulisan-flp-munas-4

    Kamu Mau (Makin) Bisa Nulis Travel Writing, Cerita Humor, Puisi, dan Skenario? Workshop Kepenulisan Munas ke-4 FLP Ini Layak Kamu Ikuti

    1 menit baca | Apakah kamu pecinta jalan-jalan, penikmat komedi, peminat puisi, atau penyuka film yang ingin merasakan ‘nikmat’nya jadi produsen karya? Jika iya, maka agenda awal November 2017 ini niscaya sayang untuk dilewatkan. Terutama bagi kamu yang berdomisili di Bandung dan sekitarnya. Dalam rangka pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) IV Forum Lingkar Pena (FLP), panitia…


Peringkat Alexa